TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sederet angka dan huruf tiba-tiba menjadi trending di media sosial.
Tidak disangka ternyata itu adalah nama dari anak miliarder Elon Musk.
Apa arti X Æ A-12 Musk?
Elon Musk menjadi trending karena dikabarkan namai anak ke-enamnya dengan nama yang unik X Æ A-12 Musk, apa artinya?
Ada-ada saja yang dilakukan oleh figur publik dunia.
Kelahiran anak miliarder pemilik Tesla, Elon Musk dengan sang kekasih, Grimes, menjadi bahan pembicaraan.
• 10 Miliarder Dunia yang Bantu Atasi Virus Corona, dari Elon Musk, Mark Zuckerberg Hingga Bill Gates
• Bill Gates Kembali Buka Suara Terkait Corona, Ungkap yang Terjadi di Dunia Belum Setengah Jalan
Grimes melahirkan anak pertamanya dengan Elon Musk yang berjenis kelamin laki-laki.
Bayid dari Grimes tersebut merupakan anak ke-enam bagi Elon Musk.
Yang menjadi perhatian dunia adalah nama dari bayi tersebut.
Melalui Twitter, Elon Musk menulis jika nama anaknya adalah X Æ A-12 Musk.
Tentu saja hal tersebut membuat tanda tanya di kalangan netizen.
Tidak sedikit netizen yang membuat meme terkait nama itu.
Kabar itu disampaikan oleh Musk melalui akun Twitter pribadinya @elonmusk.
"Ibu dan bayi semuanya sehat," begitu tulis Musk saat menjawab salah satu pertanyaan dari pengikut akun media sosialnya.
Ia menyebut bahwa bayinya berjenis kelamin laki-laki.
Saat ditanya pengikut lainnya soal nama, pemilik Tesla itu menjawabnya dengan "X Æ A-12 Musk".
Tidak ada informasi lain soal nama selain twit tersebut.
Warganet pun dibuat bingung soal pengucapan nama putra Musk jika memang benar demikian.
Namun, banyak yang menduga bahwa itu bukanlah nama sebenarnya.
Mereka menduga Musk menyembunyikan nama asli anaknya melalui sebuah teka-teki.
Dugaan mereka cukup masuk akal, karena sang miliuner memang kerap melempar lelucon atau meme di akun Twitter-nya.
Salah satu warganet menebak bahwa nama asli putra Musk kemungkinan bernama X Ash Archangel.
Menurut pengguna itu, huruf X tetap dilafalkan sama, lalu "Æ" dikenal dengan sebutan "Ash", sedangkan A-12 diduga merujuk pada kode nama pesawat CIA A-12, yakni Archangel.
Ada pula warganet lain yang menebak bahwa twit Musk adalah persamaan yang jika diurai membentuk pengucapan "Jao".
Ia menebak bahwa X melambangkan angka 10 atau abjad ke-10, yakni huruf "J", lalu huruf "Æ" diucapkan sebagai "ã", sedangkan A-12 merupakan persamaan dalam matematika yang berarti huruf "O".
Entah mana jawaban yang benar, kemungkinan besar X Æ A-12 Musk bukanlah nama di akta kelahiran sebenarnya.
Dirangkum KompasTekno dari Forbes, Rabu (6/5/2020), Musk sebelumnya telah dikaruniai lima putra dari istri pertama, yakni penulis Justine Musk.
Kelima putranya memiliki nama yang "normal", yakni Griffin, Xavier, Damian, Saxon, dan Kai.
Musk sendiri berkencan dengan Grimes sejak tahun 2018.
10 Miliarder Dunia yang Bantu Atasi Virus Corona, Elon Musk Termasuk
Seperti yang diketahui, pandemi virus Corona tengah menjadi permasalahan besar di dunia.
Dikutip dari Kompas.com pada 11 April 2020, tecatat 1.697.225 kasus positif Covid-19 di dunia.
Sebanyak 376.106 orang dinyatakan sembuh.
Namun sebanyak 102.659 meninggal dunia.
Amerika Serikat menjadi negara dengan kasus terbanyak.
Hingga kini, 11 April 2020, virus Corona telah mewabah di 200 negara dunia.
Mewabahnya virus Corona ini juga turut menciptakan berbagai aksi sosial misalnya 10 miliarder ini.
Terlepas dari merosotnya kekayaan bersih para miliarder ini akibat pasar yang berfluktuatif, mereka punya sejumlah cara untuk menangani virus.
Beberapa taipan telah mengerahkan jutaan dollar untuk dana virus corona, dan yang lainnya telah menyumbangkan pasokan medis ke negara-negara yang menghadapi kekurangan.
Lalu, ada pula yang banting setir memproduksi persediaan yang dibutuhkan untuk memerangi wabah.
Mengutip Channel News Asia, Sabtu (11/4/2020), inilah yang dilakukan para miliarder dunia untuk memerangi penyebaran wabah virus corona.
1. Bernard Arnault
Taipan pemilik merek Louis Vuitton (LVMH) Bernard Arnault telah mengkonversi 3 pabrik parfumnya untuk memproduksi sanitasi tangan (hand sanitizer) yang akan didistribusikan ke rumah sakit Prancis secara gratis.
Selain itu, LVMH mengorder 40 juta masker dari Cina untuk membantu Prancis mengatasi wabah virus corona.
2. Bill Gates
Pada tanggal 5 Februari, salah satu pendiri Microsoft mengumumkan Yayasan Bill dan Melinda Gates akan menjanjikan 100 juta dollar AS alias Rp 1,58 triliun (kurs Rp 15.800) untuk membantu mendeteksi, isolasi, dan perawatan global terhadap virus corona.
Lebih dari setengah dari jumlah tersebut akan digunakan untuk mengembangkan vaksin, perawatan, dan diagnostik.
Kemudian pada 5 April, Gates juga mengatakan yayasannya akan menghabiskan miliaran dolar untuk mendanai pembangunan pabrik. Pabrik itu nantinya akan digunakan untuk mengembangkan vaksin virus, yang merupakan upaya paling menjanjikan.
3. Elon Musk
Pada bulan Maret, Elon Musk sempat dikritik karena meremehkan keparahan pandemi virus corona. Dia mencuit kepanikan terhadap virus corona merupakan hal yang bodoh.
Sejak saat itu, dia membeli dan menyumbangkan 1.000 ventilator untuk rumah sakit Los Angeles dan memasok masker N95 ke University of Washington Medical Center dan Columbia University Irving Medical Center.
Insinyur Tesla ini sekarang membangun ventilator dari suku cadang mobil, berharap dapat meningkatkan pasokan mesin pernapasan yang menyelamatkan jiwa.
4. Eric Yuan
Pendiri startup konferensi video Zoom Technologies, Eric Yuan, telah memulai debutnya dalam daftar miliarder tahunan versi Forbes untuk pertama kalinya.
Penggunaan layanan obrolan video perusahaan telah meroket sejak wabah virus corona semakin menyebar.
Untuk membantu mengurangi dampak wabah ini, Yuan telah membuat perangkat lunak konferensi video gratis yang penggunaannya tanpa batas bagi anak sekolah TK hingga kelas XII. Bantuan ini diberikan kepada China, Jepang, Italia, dan AS.
5. Jack Dorsey
Salah satu pendiri dan kepala eksekutif Twitter Jack Dorsey pada 7 April mengatakan, akan menyumbang 1 miliar dollar AS alias Rp 15,80 triliun dari kekayaan pribadinya untuk bantuan virus corona melalui dana filantropinya. Dorsey bercuit, jumlahnya setara dengan 28 persen dari kekayaannya.
Pada 8 April, kontribusi Dorsey sejauh ini merupakan sumbangan tunggal terbesar untuk pertarungan global virus corona.
6. Jack Ma
Pada bulan Januari, Jack Ma dari Alibaba menyumbangkan 14 juta dollar AS untuk mengembangkan vaksin virus corona.
Pada bulan Maret, Ma juga menyumbangkan 500.000 alat tes dan 1 juta masker ke AS, yang menghadapi kekurangan nasional.
Miliarder yang adalah orang terkaya di Asia ini juga telah mengirim alat tes dan pasokan medis ke negara-negara di Eropa, Asia, Afrika, dan Amerika Latin.
7. Jeff Bezos
Pada 20 Maret, unit cloud Amazon, Amazon Web Services, memberikan komitmen 20 juta dollar AS kepada AWS Diagnostic Development Initiative, sebuah program yang berupaya mempercepat pengembangan kit uji virus corona yang lebih cepat.
Pada tanggal 2 April, Jeff Bezos, yang mempertahankan posisinya tahun ini sebagai orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih sebesar 113 miliar dollar AS, mengumumkan untuk menyumbangkan 100 juta dollar AS untuk Feeding America, sebuah organisasi nirlaba AS dengan jaringan makanan bank dan pantry makanan.
8. Li Ka-Shing
Pada bulan Februari, badan amal taipan Hong Kong Li Ka-shing menyumbangkan 100 juta dollar Hong Kong untuk membantu Wuhan, kota tempat wabah virus corona pertama kali terjadi.
Kembali ke negara asalnya, yayasan Li juga mendistribusikan 250.000 masker wajah ke organisasi kesejahteraan sosial dan rumah-rumah untuk para lansia.
9. Mark Zuckerberg
CEO Facebook Mark Zuckerberg menyumbangkan cadangan daruratnya sebesar 720.000 masker pada bulan Maret untuk diberikan kepada petugas kesehatan di AS.
Zuckerberg dan istrinya, Priscilla Chan, juga telah menempatkan dana sebesar 25 juta dollar AS di belakang upaya Bill Gates untuk mengembangkan perawatan terapeutik virus corona.
Chan Zuckerberg Initiative juga bekerja sama dengan UC San Francisco dan Stanford University untuk melipatgandakan kapasitas pengujian dan diagnostik Bay Area. Tim ini juga mendanai akuisisi dua mesin diagnostik virus corona yang disetujui FDA.
10. Mukesh Ambani
Mukesh Ambani's Reliance Industries mendirikan rumah sakit khusus virus corona pertama di Mumbai, India. Rumah Sakit Seven Hills ini memiliki total 100 tempat tidur.
Selain itu, Ambani telah menyumbang 67 juta dollar AS untuk dana darurat Perdana Menteri Narendra Modi.
(Tribunnewsmaker.com/*)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun Madura dengan judul Nama Unik Anak Pemilik Tesla, Elon Musk Viral di Twitter, Diberi Nama X Æ A-12 Musk, Teka-Teki? dan di Kompas.com dengan judul Begini Cara Miliarder Dunia Bantu Atasi Dampak Virus Corona
Dan di Tribunnews.com, Viral Nama Anak Ke-6 Elon Musk yang Dinamai dengan X Æ A-12 Musk, Ternyata Artinya Kode?