Postingan Sarah Keihl Lelang Keperawanan Berbuntut Panjang, Dianggap Melanggar Norma Masyarakat

Sosok Sarah Keihl

Candaan Sarah ini jelas bertentangan dengan prinsip kaum feminis.

"Pernyataan dia tidak akan mendapat respek dari kaum feminis karena tujuan kaum feminis adalah memberdayakan perempuan," kata Habsari.

"Sehingga memiliki kesetaraan akses terhadap ekonomi, sosial dan politik yang mensejahterakan, imbuhnya.

Dosen lulusan Flinders University Australia ini menyebut masyarakat Indonesia adalah masyarakat komunal dan norma sosial masih diteggakan.

Sehingga wajar jika banyak tanggapan negatif terhadap tindakan Sarah, meskipun nantinya anggapan negatif tak melekat lama pada diri Sarah.

"Karena sifat masyarakat pasca modern adalah amnesia terhadap pemberitaan, maka banyak individu yang bermain-main dengan hal-hal yang melanggar normal sosial untuk mencari viral," jelasnya.

Habsari melihat tindakan Sarah yang menciptakan kontroversi lalu membuat klarifikasi sebagai bermain-main dengan respons masyarakat.

Selain itu, pemahaman dan penggunaan new media di kalangan masyarakat Indonesia masih terbilang baru.

Sehingga isu kontroversial akan mudah tergantikan dengan isu baru yang ujung-ujungnya menjadi bahan gosip dengan penilaian di permukaan.

"Media baru dipergunakan dalam batas untuk bergosip, belum sampai pada kematangan menilai," tutur Habsari.

Halaman
1234
Editor: Talitha Desena
Sumber: Tribun Medan

Berita Populer