Deretan Fakta Lelang Motor Listrik Jokowi: Sempat Kena 'Prank' & Berakhir di Tangan Putra Hary Tanoe

Editor: Irsan Yamananda
Motor listrik Jokowi (kiri), M Nuh pemenang lelang kini ditangkap polisi (kanan)

Ia mengatakan, dirinya yang patut disalahkan terkait masalah tersebut.

Sempat Iri Tak Pernah Diajak Video Call Sedah - Ethes, Kaesang Nimbrung Saat Jokowi Telpon Para Cucu

KALAHKAN Politisi! Ini M Nuh Pria Jambi yang Beli Motor Listrik Jokowi Seharga Rp 2,550 Miliar

"Saya atas nama seluruh panitia menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada Pak Presiden, kepada Setneg, kalau ada pihak yang harus disalahkan saya orangnya."

"Saya Bambang Soesatyo yang patut disalahkan. Bukan yang lain, karena saya penanggung jawab acara ini," kata Bambang.

"Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan jujur saja saya sampai tidak enak hati dengan Pak Presiden, dengan Setneg, karena sebenarnya beliau tidak tahu apa-apa, beliau hanya ingin membantu gagasan para seniman dan para pekerja seni, yang sebelumnya datang kepada saya," ujarnya.

Kena "prank"

Bambang juga mengatakan, pihak penyelenggara penggalangan dana tidak merasa dirugikan atas tindakan yang dilakukan M Nuh.

"Kami kena prank seorang buruh di Jambi yang mengaku pengusaha tambang bernama M Nuh yang kemudian diamankan Polda Jambi," ujarnya.

Bambang menyoroti isu miring yang diterpa acara konser secara virtual bertajuk "Berbagi Kasih Bersama Bimbo" tersebut.

Menurut dia, ada seorang perempuan di Kalimantan Tengah yang menyebarkan hoaks tentang acara penggalangan dana tersebut dan sudah diperiksa kepolisian setempat.

Halaman
1234