Virus Corona

Menilik Prediksi Akhir Wabah Covid-19 di Indonesia, Belum Mencapai Puncak, Potensi Naik Sangat Besar

Petugas medis memberikan penanganan epada pasien di RS Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Jumat (1/5/2020). Wisma Atlet Kemayoran telah dialihfungsikan menjadi RS Darurat Covid-19, setelah pandemi Virus Corona mendera Indonesia. TRIBUNNEWS

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Menilik prediksi kasus Covid-19 di Indonesia, ahli sebut masih belum capai puncak dan potensi naik masih tinggi.

Di mata ahli, Indonesia belum sepantasnya lega dengan wabah Covid-19 yang saat ini masih tinggi.

Minggu (28/6/2020), pemerintah bahkan mengumumkan adanya penambahan yang mencapai 1.198 kasus.

Penambahan ini sekaligus menambah jumlah total kasus yang mencapai 54.010.

Bagaimana ahli memprediksi potensi angka virus corona di Indonesia?

• POPULER 1 Penumpang Garuda Indonesia Positif Corona, 43 Orang Langsung Jalani Tes Swab

• POPULER Yurianto Ungkap 3 Lokasi yang Berpotensi Jadi Titik Penularan Covid-19 Saat Sudah New Normal

Dikutip TribunMataram.com dari Kompas.com, Epidemiolog dari Griddith University Australia, Dicky Budiman menyebut wabah corona di Indonesia belum mencapai puncak.

Ilustrasi update corona virus (freepik.com/ starline)

Meskipun jumlah kasus baru yang dilaporkan setiap harinya di Indonesia telah memasuki angka rata-rata 1.000, Dicky menyebut bahwa kondisi tersebut belum menunjukkan puncak.

"Belum puncak dan potensi naiknya sangat besar," ujarnya.

Menurut dia, indikasi ketika cakupan tes masih kurang atau masih banyaknya kasus positif di dalam masyarakat yang belum terdeteksi adalah dari positive rate-nya. 

"Secara nasional kan rerata masih di atas 11 persen, idealnya 5 persen ke bawah. Itu pun dengan syarat jumlah tes tetap tinggi, bukan diturunkan," tambahnya.

HALAMAN 2 >>>>>>>

Penulis: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribun Mataram

Berita Populer