6 Fakta Gedung Kejaksaan Agung Terbakar, Respon Jokowi Hingga Status Bangunan yang Tak Sembarangan

Editor: octaviamonalisa
Gedung Kejaksaan Agung di Jalan Sultan Hasanudin Dalam, No. 1, RT.011/RW.007, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan terbakar Sabtu (22/8/2020) malam.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Terkuak fakta-fakta terbaru peristiwa terbakarnya gedung Kejaksaan Agung di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2020) malam.

Sekitar pukul 19.10 WIB api mulai menyala dan melahap semua bangunan gedung Kejaksaan Agung yang terdiri dari 6 lantai.

Kebakaran hebat itu sendiri berasal dari lantai 6 Gedung Utama Korps Adhyaksa Kejaksaan Agung.

Hingga kini menurut Menko Polhukam Mahfud MD, Presiden Joko Widodo juga sudah mengetahui kabar terbakarnya gedung Kejaksaan Agung tersebut.

Tak banyak yang tahu bahwa gedung Kejaksaan Agung yang terbakar ternyata memiliki status istimewa.

Berikut sejumlah fakta mengenai kebakaran Kejaksaan Agung:

• RAMAI di Twitter, Ini Rekaman yang Tertangkap Kamera Video Amatir Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung

• 7 FAKTA Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung, Jaksa Agung & Menkopolhukam Menjawab Soal Isu Kejanggalan

Kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanudin Dalam, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2020) malam. Hingga saat ini, 31 unit pemadam kebakaran dan 135 personel diterjunkan untuk memadamkan api.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

1. Gedung pembinaan dan intelijen

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono menyebutkan, berdasarkan laporan sementara, kebakaran di Gedung Utama Kejagung berasal dari lantai 6 yang merupakan bagian kepegawaian.

Lantai 5 juga dijadikan sebagai tempat pembinaan kepegawaian.

Kedua lantai ini berdekatan dengan lantai 3 dan lantai 4 yang masing-masing berfungsi sebagai ruang intelijen.

HALAMAN SELANJUTNYA ====================>