Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Subsidi Pekerja Terdampak Pandemi

Bantah Penyaluran BLT Subsidi Gaji Rp 600.000 Tahap II Tertunda, Menaker Beri Penjelasan dan Bukti

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sebagian masyarakat mengabarkan sudah terima BLT Rp 600 ribu

TRIBUNNEWSMAKER.COM - BLT Subsidi gaji gelombang 2 sudah mulai ditransfer oleh Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) di minggu pertama November 2020 dalam program Bantuan Subsidi Upah (BSU).

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah.

"Mudah-mudahan hari ini (Jumat kemarin) bisa diserahkan kepada Kemenaker."

"Setelah datanya clear and clean kami akan meneruskan proses selanjutnya dan akan di transfer ke para pekerja," jelasnya, Sabtu (7/11/2020).

Namun, beberapa hari terakhir, beredar kabar yang menyebutkan bahwa terjadi penundaan penyaluran BLT subsidi gaji gelombang II.

Mengenai hal ini, Ida Fauziyah secara tegas membantah kabar tersebut.

Baca juga: Subsidi Gaji Gelombang 2 Sudah Disalurkan Mulai Senin Kemarin, Cek Rekeningmu Sekarang!

Baca juga: Cek Kembali! 5 Jenis Rekening Ini Akan Sulit Menerima Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan

Baca juga: Segera Cek Rekeningmu, Pemerintah Sudah Mulai Salurkan BLT Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Gelombang 2

Ilustrasi (hai.grid.id)

Menurutnya, bantuan subsidi gaji telah disalurkan kepada 4.893.816 pekerja.

"Sebelumnya kami mendapat informasi bahwa penyaluran ( bantuan BPJS) termin kedua ditunda."

"Hal itu tidak benar. Buktinya, termin kedua tahap I sudah disalurkan sejak hari Senin (9/11/2020)," kata Ida dilansir dari Antara via Kompas.com, Sabtu (14/11/2020).

Kementerian Ketenagakerjaan telah menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) termin II masing-masing sebesar Rp 1,2 juta kepada 4.893.816 orang.

Pencairan tahap I pada Senin (9/11/2020) dilakukan untuk 2.180.382 orang.

Sedangkan untuk tahap II pada Kamis (12/11/2020) untuk 2.713.434 orang.

Total anggaran yang dikeluarkan untuk pencairan BLT termin II BSU mencapai Rp 5,8 triliun.

Dalam pernyataannya, Ida menjelaskan bahwa setelah BLT subsidi gaji termin pertama selesai disalurkan, Kemnaker melakukan evaluasi bersama BPJS Ketenagakerjaan, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Ditjen Pajak, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: AKHIRNYA Subsidi Gaji Termin II Cair Minggu Ini, Cek Rekeningmu, Termasuk yang Susah Dapat Bantuan?

Halaman
1234