Penanganan Covid

Minta Umat Muslim Tak Khawatir, Menag Yaqut Cholil Qoumas Tegaskan Vaksin Covid-19 Sinovac Halal

Editor: ninda iswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Yaqut Cholil Qoumas

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menegaskan vaksin Covid-19 Sinovac sudah dinyatakan halal dan suci oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Vaksin tidak mengandung unsur babi yang haram hukumnya bagi umat Islam.

"Saya ingin juga menyampaikan bahwa sudah ada fatwa halal dan suci dari Majelis Ulama Indonesia dalam hal ini sudah disampaikan oleh komisi fatwa MUI yang hasilnya kurang lebih begini yang pertama vaksin yang tidak memanfaatkan intifaq atau intifaq babi atau bahan yang tercemar babi dan turunannya," kata Gus Yaqut saat menyambut kedatangan Vaksin Covid-19 Sinovac di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jakarta, Selasa, (12/1/2021).

Selain tidak mengandung unsur babi dan turunannya, vaksin Covid-19 buatan Sinovac juga tidak memanfaatkan bagian tubuh manusia atau jus minal insan.

"Yang ketiga bersentuhan dengan najis mutawasitah sehingga dihukumi mutanajis tetapi sudah dilakukan penyucian secara syari atau tothir syari," katanya.

Vaksin Covid-19 Sinovac yang tiba di Indonesia juga menurut Menag menggunakan fasilitas produksi yang suci dan hanya digunakan untuk produk vaksin Covid-19.

Karena itu Menag meminta umat muslim tidak khawatir dengan kehalalan vaksin Covid-19.

Baca juga: BPOM Rilis Izin Vaksin Covid-19 Sinovac, Ada 5 Pertimbangan hingga Penjelasan soal Hasil Uji Klinis

Baca juga: Efek Samping Vaksin Sinovac, Nyeri, Demam hingga Diare, BPOM: Tidak Berbahaya & Dapat Pulih Kembali

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyambut kedatangan Vaksin Covid-19 tahap III sebanyak 15 juta dosis di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa siang (12/1/2021). (Dok Humas Kemenag RI)

"Kepada seluruh umat beragama warga negara Republik Indonesia, warga bangsa ini, saya mengingatkan bahwa semua agama tanpa terkecuali mengajarkan kita untuk saling melindungi, mengajarkan kita untuk saling melindungi satu diantara yang lain dan vaksinasi ini bagian dari upaya untuk menjalankan ajaran agama tersebut," ujarnya.

15 juta bulk vaksin Sinovac diolah di Bio Farma

Indonesia kembali mendatangkan vaksin virus corona (Covid-19) 'Sinovac' pada batch 3 di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Banten, Selasa (12/1/2021).

Kali ini, ada 15 juta bulk vaksin yang didatangkan dari perusahaan bioteknologi asal China, Sinovac Biotech Ltd.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan pihaknya baru saja melakukan peninjauan proses bongkar (unloading) belasan juta bulk vaksin itu.

Dalam kegiatan itu, hadir pula Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

"Baru saja kami bersama bapak Menteri Agama dan Dirut Garuda meninjau proses unloading vaksin Sinovac yang baru saja tiba di tanah air dengan jumlah 15 juta dosis," ujar Doni, pada kesempatan tersebut.

Halaman
12