Penanganan Covid

INDONESIA Perlu Belajar Lonjakan Kasus Covid-19 di India, Menkes Ingatkan Agar Tetap Waspada

Editor: Candra Isriadhi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kolaborasi #MediaLawanCovid19 meluncurkan kampanye dan konten edukasi bersama bertajuk “Jangan Mudik”

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan, meski Indonesia masuk daftar negara dengan capaian vaksinasi terbesar, lonjakan kasus Covid-19 masih mungkin terjadi.

Ia menekankan hal itu, setelah melihat banyak negara di Eropa dan Asia khususnya India, Filipina, Papua Nugini, juga di negara Amerika Selatan seperti Chili dan Brazil,
mengalami kenaikan kasus aktif Covid-19 yang drastis.

"Perlu saya ingatkan di sini. Jangan sampai program vaksinasi ini membuat kita tidak waspada. Jangan sampai program vaksinasi ini membuat kita lengah kenapa karena virus Covid-19 masih menular dan masih ada," ujarnya dalam Keterangan Pers Pemerintah yang disiarkan virtual melalui Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (18/4/2021).

Mantan wakil menteri BUMN ini berharap protokol kesehatan 3M memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan harus terus diterapkan.

Ilustrasi: SehatQ dan Pemprov Banten dalam menghadirkan sentra vaksinasi di pusat perbelanjaan QBig di BSD City, Tangerang. (Tribunnews.com)

"Sekali lagi jangan sampai program vaksinasi yang sudah berjalan program PPKM mikro yang sudah berjalan yang bisa menurunkan kasus, membuat kita menjadi tidak waspada, membuat kita menjadi tidak hati-hati, karena lonjakan bisa terjadi lagi," harap Budi.

Budi pun menyinggung, capaian vaksinasi kelompok lanjut usia (lansia) yang masih rendah.

Nantinya selama bulan ramadan ini pemerintah akan memprioritaskan lansia untuk menerima suntikan vaksin Covid-19.

"Sekali lagi tetap menjalankan protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan dan mejaga jarak terus kita vaksinasi terutama para lansia," tuturnya.

Baca juga: Sempat Isolasi Mandiri, Aiswarya Rai Dilarikan ke Rumah Sakit Karena Covid 19, Kondisinya Memburuk

Diketahui, hingga Sabtu (17/4) lebih dari 16,6 juta dosis vaksin telah diterima dengan kapasitas penyuntikan lebih dari 500.000 orang setiap harinya.

Indonesia menjadi urutan ke delapan negara di dunia yang melaksanakan program vaksinasi dengan cepat.

Vaksinasi dosis pertama bagi petugas publik hampir mencapai setengahnya (41,19%) atau lebih dari 7,1 juta dosis dan (20,99%) 3,6 juta dosis kedua.

Sementara vaksinasi lansia masih perlu didorong karena baru mencapai 10,2% atau 2,1 juta pada dosis 1 dan 4,3% atau 929 ribu untuk dosis 2.

Catatan Redaksi:

Bersama kita lawan virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

(Tribunnews.com)

#Vaksin #India #Covid-19 #PenangananCovid19