Penanganan Covid

Vaksinasi Para Napi Dikebut Akibat Kasus Covid-19 di Lapas Melonjak

Editor: Candra Isriadhi
Suasana pemberian vaksin Covid-19 Sinovac dosis pertama kepada sejumlah tenaga kesehatan (nakes) secara massal di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2021). Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar vaksinasi Covid-19 massal dengan menargetkan 6.000 orang tenaga kesehatan yang bertugas pada fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta di DKI Jakarta.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Belakangan ini pandemi Covid-19 kembali menyebar di Lembaga Permasyarakatan (Lapas), khususnya di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta, Pakem, Sleman, Yogyakarta.

Pada Senin (14/6/2021), diketahui bahwa ada 275 warga binaan dan sipir yang sudah terkonfirmasi terjangkit virus corona.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo setelah melakukan penelusuran kontak atau proses tracing di lingkungan Lapas.

Berkaitan dengan hal itu, Wakil Ketua Komisi III Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni meminta Kemenkumham agar meningkatkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Lapas.

Ahmad Sahroni. (Tribunnews.com)

Menurutnya, hal ini sangat penting mengingat kondisi Lapas yang rata-rata sudah penuh, hingga membuat kondisi tinggal di sana menjadi rawan berkerumun.

“Baru-baru ini, kita kembali mendengar adanya lonjakan kasus Covid-19 di dalam lapas. Hampir 300 orang dinyatakan postif Covid-19 di lapas Yogyakarta, dan tentu ini adalah jumlah yang cukup menghawatirkan. Belum lagi jika kita mengingat bahwa mayoritas lapas di Indonesia banyak yang overcrowded, hingga membuat jaga jarak sulit dilakukan,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Selasa (15/6/2021).

Sahroni meminta kepada Kemenkumham untuk segera melakukan contact tracing terhadap para penderita Covid-19 di lapas.

Hal itu demi menghindari penyebaran penyakit secara lebih luas.

“Selain dari kunjungan, penularan Covid di Lapas tinggi juga karena kepadatan Lapas atau overkapasitas. Sembari Kemenkumham menyelesaikan persoalan overkapasitas, para petugas tidak boleh lengah terhadap kemungkinan adanya penularan, jadi harus cepat-cepat dilakukan tracking terhadap para penderita," ujarnya.

"Selain itu, permasalahan ini bisa diatasi dengan percepatan vaksin untuk warga lapas. Semakin banyak napi yang divaksin semakin rendah juga nanti penularannya," pungkas Sahroni.

Baca juga: VAKSIN AstraZeneca Aman Karena Sudah Lolos Tahap Pengujian & Rekomendasi BPOM, Juli Mulai Vaksinasi

Catatan Redaksi:

Bersama kita lawan virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

(Tribunnews.com/Chaerul Umam)

#Covid-19 #Lapas #Vaksinasi