Virus Corona

Apa Itu Covid-19 Varian Delta? Pertama Kali Terdeteksi di India, Lebih Mudah Menular, Ini Gejalanya

Ilustrasi pasien corona

Varian Alpha merupakan varian dominan di Inggris sebelum adanya varian Delta.

Direktur Institut Nasional Alerhi dan Penyakit Menular mengatakan bahwa penularan varian Delta saat ini lebih besar.

Problem virus corona (Istimewa)

Apa Vaksin Covid-19 Bekeja Melawan Varian Delta?

Penelitian di Jurnal Nature menemukan bahwa 20 orang yang telah menerima dua dosis vaksin Pfizer-BioNTech memiliki antibodi yang cukup dalam darah mereka untuk menetralkan beberapa varian Covid-19, termasuk varian Delta.

Hal tersebut menunjukkan vaksin akan memberi perlindungan yang memadai terhadap varian Delta.

Penelitian lain menekankan pentingnya vaksinasi penuh, terutama karena varian Delta telah menyebar luas.

Orang yang paling berisiko terkena varian Delta adalah orang-orang yang tidak sepenuhnya divaksinasi dan mereka yang tidak memiliki respon imun yang kuat terhadap vaksinasi, seperti orang yang sudah berumur.

Dr. Stanley H. Weiss, profesor kedokteran di Rutgers New Jersey Medical School dan profesor biostatistik dan epidemiologi di Rutgers School of Public Health, walaupun orang yang sudah berumur sudah divaksinasi, mereka tetap harus mengambil tindakan pencegahan atau menjaga protokol kesehatan saat mereka berada di tempat umum.

Karena jika mereka berada di tempat umum, mereka mungkin bertemu dengan orang lain yang memiliki virus.

Weiss juga mengatakan, jika seseorang yang berusia di atas 80 tahun sangat berisiko untuk terkena virus yang menjadi penyakit atau kematian dan orang-orang berumur harus ditangani secara hati-hati.

(Tribunnews.com/Nadya)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Apa Itu Covid-19 Varian Delta? Berikut Penjelasan, Gejala dan Hal-hal Lain yang Perlu Diketahui

-Artikel lain terkait Covid-19 klik di sini