KISAH PILU, Kakak Beradik Tukaran Pakai Baju Saat Tamu Datang, Ternyata Cuma Punya 1 Baju Bagus

Editor: octaviamonalisa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kisah kakak beradik tukaran baju bagus sata temu tamu, ternyata cuma punya 1 baju bagus

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Hidup pas-pasan membuat kakak beradik ini harus gantian pakai baju bagus saat menerima tamu.

Ya, baju bagus yang dimiliki kakak beradik Aldi Saputra (15) dan Adit Pratama (17) hanya ada satu buah.

Terpaksa saat tamu datang, kakak beradik, Aldi Saputra dan Adit Pratama harus bergantian memakai baju bagus tersebut.

Kisah pilu kakak beradik yang di tinggal di Jalan Sultan Haji, Gang Cempedak, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung ini akhirnya viral di media sosial.

Kondisi memilukan yang dialami Aldi Saputra dan Adit Pratama ini terungkap saat dua guru SMA N 15 Bandang Lampung berkunjung ke rumah mereka.

Kedua guru tersebut datang didampingi anggota Polsek Tanjung Seneng, Jumat (22/6/2021).

Baca juga: VIRAL Kisah Gadis Diangkat Kepala Sekolah Padahal Usianya Masih 23 Tahun, Sudah Setahun Menjabat

Baca juga: KISAH Anak Perwira Polisi, Nikahi Gadis Cantik Beri Mahar Rp 1 M: Sudah Ku Niatkan, Karena Sayang

Aldi saat di dalam rumahnya (Kompas.com/Tri Purna Jaya)

Belum sempat menyampaikan tujuan kedatangan mereka, kedua guru ini dibuat bingung dengan tingkah kakak beradik tersebut.

Pasalnya saat datang, guru dan polisi ini ditemui oleh si sulung Adit Pratama.

Namun rupanya para guru bermaksud untuk bertemu dengan si bungsu Aldi.

Saat dipanggil Aldi tak kunjung keluar kamar.

Setelah itu, Adit masuk ke dalam kamar.

Tak lama kemudian, yang keluar adalah Aldi.

Ia mengenakan kaus merah yang sebelumnya dikenakan Adit.

Baca juga: VIRAL Takut ke RS, Ibu Tahan Tangis Lihat Bayinya Dikerok Dukun Beranak: Cuma Bisa Nahan Air Mata

Tim survei sempat kebingungan melihat Aldi.

Mereka tak bisa membedakan yang mana Aldi dan Adit, karena mengenakan kaus serupa.

Setelah diminta keluar, Adit akhirnya keluar kamar.

Adit mengakui, hal tersebut merupakan trik yang disudah disepakatinya dengan Aldi.

"Karena kami enggak punya baju bagus, kami gantian pakai baju (kaus merah)," ujarnya.

Aldi dan Adit harus tukaran baju saat temui tamu (Kolase TribunJabar.com, Kompas.com/Tri Purna Jaya)

Usut punya usut, hidup keluarga kakak beradik itu hanya mengandalkan pendapatan sang ibu, Misnawati.

Diketahui, Misnawati bekerja dengan menjadi tukang cuci gosok.

Dalam sebulan, ia hanya bisa mengantongi sekitar Rp 500 ribu.

Uang itu, kata Misnawati, hanya cukup untuk makan dan sewa rumah.

"Bapak anak-anak sudah pergi, tidak tahu ke mana," ujarnya.

Baca juga: SUKA Begadang & Merokok, Pria Ini Koma 2 Hari, Napas Sudah Nol, Kini Pilu Tahu Paru-parunya Mengecil

Kini, Adit dan Aldi mendapatkan bantuan dari Kapolsek Tanjung Seneng, Ipda Rosali.

Bersama dengan istrinya, Rosali sempat datang ke rumah Adit dan Aldi.

Rosali juga memberikan beberapa pasang baju.

"Mungkin baru ini yang bisa kami berikan sebagai bentuk kepedulian," ujar Rosali.

Ayahnya Kuli Bangunan, Ibunya Buruh Cuci, Bocah Mantan Sopir Angkot Ini Kini jadi Menteri Jokowi

Kehidupan menyedihkan siapa sangka juga pernah dialami mantan sopir angkot yang kini jadi menteri Presiden Jokowi.

Bak usaha tak akan mengkhianati hasil, itulah yang dialami Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi di pemerintahan Presiden Jokowi.

Siapa sangka dulunya hidup susah, kini Bahlil Lahadalia hidup sukses bergelimang harta.

Tak hanya menjadi menteri Investasi pilihan Presiden Jokowi, Bahlil Lahadalia ternyata seorang bos dengan sederet perusahan ternama.

Mengutip dari Kompas.com, inilah kisah nyata dari seorang Bahlil Lahadalia.

Ayah Bahlil dahulu berprofesi sebagai kuli bangunan.

Masa kecil Bahlil Lahadalia (kiri) semasa kecil. Kini Bahlil Lahadalia menjadi menteri investasi di bawah pemerintahan presiden Joko Widodo. (Handover)

Sementara, sang ibu ikut bekerja membantu ekonomi keluarga dengan menjadi tukang cuci.

Sejak sekolah dasar Bahlil turut membantu perekonomian keluarga.

Ia menjual kue di sekolah.

Hal ini dilakukan demi membeli sepatu dan membiayai sekolah.

Saat masih bersekolah di tingkat menengah pertama, Bahlil sempat menjadi kondektur.

Di tingkat menengah atas, ia pernah jadi sopir angkot.

Perjuangan Bahlil pun membuahkan hasil.

Semasa kuliah Bahlil aktif dalam keorganisasian mahasiswa.

Ia pernah menjabat sebagai Bendahara Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Selesai kuliah, Bahlil sempat menjadi pegawai kontrak di perusahaan Sucofindo.

Seiring berjalannya waktu, Bahlil dan teman-teman mendirikan kantor konsultan keuangan dan IT.

Pada usia 25 tahun, Bahlil menjadi direktur wilayah konsultan tersebut di Papua dan memimpin 70 orang karyawan.

Sebelum masuk ke jajaran pemerintahan, Bahlil dikenal sebagai seorang pengusaha.

Baca juga: VIRAL Dokter Tangani Bayi Belekan Sejak Lahir, Penyebabnya Pilu: Bapak Atau Ibunya Sering Jajan

Dia dikenal memiliki sejumlah perusahaan dalam berbagai sektor, mulai dari perkebunan, properti, transportasi, pertambangan, hingga konstruksi.

Pria kelahiran Banda, Maluku Tengah, Maluku, 7 Agustus 1976 itu merupakan pemilik PT Rifa Capital Holding Company dari 10 perusahan lain.

Bahlil juga aktif di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).

Ia bergabung dengan Hipmi sejak tahun 2003.

Selama 2015-2019, Bahlil bahkan menjabat sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode 2015-2019.

Bahlil Lahadalia (Kompas.com/Mutia Fauzia)

Sebelum menjabat Kepala BKPM, Bahlil sudah dikenal dekat dengan Jokowi.

Jokowi kerap memanggil Bahlil dengan sebutan "adinda".

Hal itu terjadi salah satunya ketika Bahlil dan Jokowi bertemu di Musyawarah Nasional Hipmi XVI di Jakarta, Senin (16/9/2019) lalu.

Saat Pilpres 2019 lalu Bahlil menyatakan dukungannya ke Jokowi dan Ma'ruf Amin.

Bahkan, Bahlil juga bergabung dengan tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf sebagai Direktur Penggalangan Pemilih Muda.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dan Kompas.com dengan judul Kisah Memprihatinkan, Kakak Adik Hanya Punya 1 Baju Bagus, Dipakai Bergantian Saat Tamu Datang, , Profil Bahlil Lahadalia: dari Sopir Angkot, Kepala BKPM, Kini Menteri Investasi.

Baca berita viral lainnya di sini