Virus Corona

Angka Positif Covid-19 Meningkat, Kemenkumham Ambil Langkah Penanganan, Lakukan Tes PCR pada Jajaran

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi swab tes, Kemenkumham ambil langkah penanganan akibat meningkatnya kasus Covid-19

Angka positif Covid-19 Indonesia mengalami peningkatan tajam selama beberapa minggu terakhir.

Semua kalangan masyarakat, baik instansi pemerintahan, swasta maupun masyarakat umum turut terdampak pandemi Covid-19 ini.

Merespons peningkatan tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Hukum dan HAM Andap Budhi Revianto mengambil langkah-langkah pengendalian untuk memutus penyebaran Covid-19 melalui aktivitas perkantoran di Kemenkumham.

“Sebagai langkah pengendalian eskalasi Covid 19 khususnya di lingkungan Kemenkumham, Menteri telah memerintahkan kepada saya untuk segera melakukan tindakan,” ujar Andap dari melalui keterangan tertulisnya, Jumat (9/7/2021).

Pada Kamis (24/6/2021) dilakukan tes PCR kepada jajaran Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemenkumham.

Dari tes ini, 41 pegawai terkonfirmasi positif Covid-19 dari total 707 pegawai.

Selanjutnya, Sekjen memerintahkan seluruh pegawai Setjen untuk melakukan tes PCR secara mandiri mulai Jumat, 25/06/2021 hingga Kamis, 01/07/2021.

Hingga Minggu (27/6/2021) angka positif Covid-19 bertambah dari 41 pegawai menjadi 69 pegawai dengan kondisi 67 pegawai melakukan isolasi mandiri dan 2 pegawai mendapatkan rawat inap di rumah sakit.

Pegawai yang melakukan isolasi mandiri mendapatkan pemantauan dari dokter Balai Kesehatan Masyarakat Sekretariat Jenderal, serta pemberian obat dan vitamin berupa Azitromycin 500mg, Vit D3 5000, Zinc 20 mg, Vit C 1000mg, Ondansetron 4mg, dan Paracetamol 600 mg.

Andap kemudian mengajukan permohonan karantina gedung Setjen selama tiga hari kerja, Senin (28/6/2021) sampai Rabu (30/6/2021) untuk strerilisasi gedung.

Halaman
1234