'Kenapa Ayah Ibu?' Tangis Bocah 10 Tahun Sebatang Kara, Ibu Meninggal Sehari Ayah Wafat Akibat Covid

Editor: octaviamonalisa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Vino bocah 10 tahun, kini hidup sebatang kara ditinggal ayah, ibu, dan calon adiknya wafat akibat Covid-19

Ibunya meninggal 19 Juli. Ayahnya 20 Juli," kata Margono.

Kondisi Vino Pasca Hidup Sebatang Kara

Ketika diberi kabar duka orangtua wafat di rumah sakit, hati Vino pun ambruk.

Diakui sang paman, Vino tak henti bertanya kenapa harus orangtuanya yang wafat.

Bocah 10 tahin itu tak henti menangisi kepergian orangtuanya.

Apalagi ibunya diketahui sebentar lagi akan melahirkan adik Vino.

Namun nasib berkata lain, ayah, ibu, dan calon adik Vino dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19.

"Kami sampaikan ke dia ayah dan ibunya sudah meninggal.

Respons dia menangis.

Kata dia, kenapa kok bisa meninggal, ayah dan ibu kan masih muda," tutur Margono menirukan ucapan Vino.

Selama isoladi mandiri di rumah, Vino rupanya ditemani tetangga dan kerabatnya.

Rekan ayahnya tidur di depan pintu beratapkan tenda.

Sementara Vino tidur beralasan bentangan ambal dan kasur di ruang tengah depan televisi.

Selama isolasi mandiri, tetangga pun secara bergantian menyuplai makanan dan menjaga bocah itu yang seorang diri isolasi di rumah.

"Tapi setelah itu terhibur lagi, banyak keluarga, saudara beri dia makanan, di rumah ramai banyak yang nemani," sambung Margono.

Respon Pemerintah Daerah

Rumah Vino kerap didatangi warga untukkirim makanan (TribunKaltim)

Kisah hidup sebatang kara Vino ternyata menuai perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Barat.

Dalam kesempatannya, Kepala Dinas kesehatan Kutai Barat, Ritawati Sinaga, bersama pejabat terkait, termasuk Puskesmas, Koramil, Polsek Tering dan aparat Kampung mengunjungi Vino pada Rabu 22 Juli 2021 untuk memastikan kondisi kesehatan Vino sembari menyerahkan bantuan sosial.

Menurut Kadinkes dr. Ritawati Sinaga, sejauh ini, konidisi Vino saat dikunjungi dalam keadaan baik dan sehat hanya saja masih terpapar Covid-19.

Memang hasil swab positif Covid-19, tetapi termasuk kategori orang tanpa gejala (OTG).

Maka itu, harus isolasi mandiri di rumahnya, Dinkes melalui Puskesmas Tering tidak tinggal diam, akan terus mendampingi kesehatan Vino.

Sementara untuk bantuan datang dari Dinas Sosial Kubar, juga diberikan pendampingan dari sisi psikologisnya.

(TribunBogor/Kompas/TribunKaltim)

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Nestapa Bocah 10 Tahun Sebatang Kara Ditinggal Orangtua Karena Covid-19, Kerap Tanya Ini saat Isoman