Virus Corona

Apa Itu Favipiravir? Disebut Berpotensi dalam Terapi Covid-19, Ini Kerja Obat & Hasil Uji Kliniknya

TABLET AVIGAN diproduksi oleh Toyama Chemical, yang merupakan anak perusahaan Fujifilm dari Jepang. Avigan telah diproduksi dan digunakan dalam tahap uji klinis sejak 2014 hingga sekarang. Kandungan Favipiravir (Favipiravir bekerja melawan virus RNA dengan menghambat enzim polimerase, sehingga virus tidak dapat menggandakan diri dan menyebar), di dalam Avigan juga sedang diteliti untuk menangani infeksi virus Corona atau COVID 19.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah penjelasan mengenai obat Favipiravir, beserta mekanisme kerja dan hasil uji kliniknya.

Obat Favipiravir ini dianggap berpotensi dalam terapi pengobatan infeksi virus Covid-19.

Dikutip farmasetika.com, ada dua uji klinis label terbuka (uji superioritas non-acak dan acak) yang dilakukan di Cina selama wabah Covid-19.

Pertama uji coba Favipiravir dibandingkan dengan Arbidol, dan yang kedua uji coba Favipiravir dengan Lopinavir/Ritonavir.

Kedua uji coba tersebut menunjukkan bahwa Favipiravir dapat dianggap sebagai salah satu pengobatan potensial untuk Covid-19, karena menunjukkan efek pengobatan yang lebih baik secara signifikan selama tujuh hari tingkat pemulihan klinis, perkembangan penyakit dan penekanan perkembangan virus.

Perlu diketahui, Favipiravir adalah obat antivirus yang dikembangkan oleh Toyama Chemical Jepang dan Zheijang Hisun Pharmaceutical.

Baca juga: 3 CARA Download Sertifikat Vaksinasi, Login pedulilindungi.id, Bisa Lewat SMS hingga Aplikasi

Baca juga: VAKSIN Covid-19 Pada Anak Penting Dilakukan, Pembetukan Imun dan untuk Memutuskan Rantai Penularan

Favipavir atau Avigan ini yang juga dikenal sebagai T-705, merupakan suatu obat antivirus yang dikembangkan pada tahun 2014 di Jepang dengan aktivitas melawan banyak virus RNA.

Pada tahun 2014, Favipiravir memperoleh izin edar di Jepang untuk terapi influenza.

Kemudian, beberapa studi selanjutnya memperlihatkan efektivitas Favipiravir terhadap virus Ebola.

Ilustrasi obat untuk terapi Covid-19. (Pixabay via BangkaPos)

Mekanisme Kerja Favipiravir

Halaman
123