PENANGANAN Covid-19 Indonesia Jadi Sorotan Media Asing, Dianggap Masuk Sebagai Negara Paling Buruk

Editor: Candra Isriadhi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

tes antigen dilakukan terhadap para pengendara di Ruko De Pangpong Village akses Jembatan Suramadu, Dusun Sumber, Desa Petapan, Labang, Bangkalan, Senin (7/6/2021). Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif), menyatakan berkembangnya Covid-19 disebabkan karena libur Lebaran dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Media asing soroti penanganan Covid-19 di Indonesia, dianggap sebagai negara dengan ketahanan Covid-19 paling buruk. 

Beberapa negara dinilai menjadi tempat terbaik dan warganya bisa kembali beraktivitas seperti sebelum adanya pandemi. 

Pasalnya, setelah lebih dari 1,5 tahun pandemi Covid-19, sejumlah negara yang berhasil mengendalikan virus, mulai beradaptasi menuju new normal. 

Hal itu seiring dengan melandainya kasus penularan dan semakin tingginya persentase populasi yang menjalani vaksinasi.

Namun, penanganan Covid-19 mendapat sorotan dari media asing. Mengapa demikian ?

Peringkat Ketahanan Covid

Peringkat negara ketahanan Covid-19 yang dirilis media asing Bloomberg bulan Juli 2021. (Bloomberg)

Media asing Bloomberg memberikan peringkat teratas kepada Norwegia, Swiss, dan Selandia Baru sebagai negara terbaik dalam mengatasi pandemi. 

Beberapa indikator yang digunakan dalam Peringkat Ketahanan Covid di antaranya cakupan vaksinasi, dampak dari penguncian, jumlah korban meninggal, dan kesiapan membuka kembali aktivitas 

Di sisi lain, Indonesia berada di tempat terbawah sebagai negara dengan ketahanan Covid-19 paling buruk periode Juli 2021.

Indonesia dinilai paling buruk dalam menangani pandemi, serta paling tidak siap apabila akan membuka kembali perbatasannya. 

Peringkat yang dirilis Bloomberg pada Rabu 28 Juli 2021 itu, melibatkan 53 negara ekonomi utama dunia.

Bloomberg menyoroti tingginya angka kematian harian dan pasokan vaksin yang tak mampu memenuhi kebutuhan populasi.

Kondisi yang sama juga dihadapi oleh negara peringkat paling bawah lainnya, seperti Malaysia, Filipina, dan Bangladesh.

Ilustrasi virus corona atau covid-19 di Indonesia. (SHUTTERSTOCK via Kompas.com)

Bahan evaluasi

Halaman
12