Pelajaran Sekolah

8 Tumbuhan Langka di Indonesia Terancam Punah, Bunga Bangkai hingga Daun yang Bisa Jadi Atap Rumah

Penulis: ninda iswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

8 Tumbuhan Langka di Indonesia yang Terancam Punah

Anggrek tebu juga memiliki keunikan dimana bunganya tetap bisa bertahan hingga dua bulan meski batangnya sudah dipotong.

Dikarenakan keberadaannya yang mulai langka, anggrek tebu menjadi tumbuhan yang dilindungi.

5. Daun payung

Daun payung atau Johannesteijsmannia altifrons (Pinterest)

Tumbuhan yang disebut daun payung ini memiliki nama latin Johannesteijsmannia altifrons.

Daun payung banyak hidup di daerah Sumatera.

Tumbuhan ini memiliki daun dengan ukuran yang sangat besar, lebar, dan kuat.

Bahkan pada zaman dahulu, daun payung sering digunakan sebagai atap atau dinding rumah.

6. Edelweiss Jawa

Ilustrasi bunga Edelweiss (Pixabay)

Edelweiss Jawa juga disebut dengan Bunda Senduro.

Populasi bunga Edelweiss Jawa banyak berkurang dikarenakan ulah jahil tangan pendaki gunung yang memetik dan menjadikannya sebagai gadiah.

Saat ini, keberadaan Edelweiss Jawa semakin langka dan hanya tersisa di wilayah Gunung Papandayan, gunung Gede, dan Gunung Rinjani.

7. Pohon ulin

Pohon ulin setinggi 20 meter dan berdiameter 2,47 meter ini merupakan ulin terbesar di Indonesia, juga dunia. Pohon yang diperkirakan berumur 1.000 tahun ini menjadi ikon Wisata Alam Sangkima, bagian terluar dari Taman Nasional Kutai, hutan hujan tropis dataran rendah di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. (Kompas.com)

Pohon ulin yang tumbuh di Kalimantan ini juga disebut sebagai bulian atau kayu besi.

Kayu pohon ulin sering diambil sebagai bahan konstruksi seperti rumah, jembatan, dan masih banyak lagi.

Halaman
1234