Pelajaran Sekolah

Mengenal Batuan Sedimen, Berikut Penjelasan Rinci Lengkap dengan Klasifikasinya!

Penulis: ninda iswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Batuan sedimen - klasifikasinya

Ada dua jenis pelapukan yakni pelapukan fisik dan pelapukan kimia.

Klasifikasi batuan sedimen

Melansir buku Modul 2 Geologi Dasar (2019) karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, batuan sedimen dikelompokkan menjadi dua jenis, yakni:

1. Berdasarkan proses pembentukannya

Batuan sedimen berdasarkan proses pembentukannya dibagi lagi menjadi 4 jenis, di antaranya:

  • Batuan sedimen kimiawi

Batuan sedimen kimiawi proses terbentuknya terjadi secara kimiawi, biologi, dan kombinasi keduanya.

  • Batuan sedimen klastik

Batuan sedimen klastik bahannya berasal dari pecahan-pecahan batuan yang pernah ada sebelumnya.

Proses pembentukan batuan sedimen klastik biasanya berdasarkan pengendapan yang terbentuk di lingkungan darat dan air.

  • Batuan sedimen vulkanik

Batuan sedimen vulkanik terbentuk dari hasil letusan gunung berapi.

  • Batuan sedimen organik

Batuan sedimen organik terbentuk dari pengendapan sisa-sisa bagian tubuh makhluk hidup dan mineral yang dihasilkannya.

Batuan sedimen organik memiliki ciri utama yakni warnanya yang gelap hingga ke hitam.

Baca juga: Mengenal Jenis-jenis Tanah yang Ada di Indonesia, Mana yang Cocok untuk Bertani? Ini Penjelasannya!

Baca juga: Apa Saja Struktur Jaringan Batang pada Tumbuhan? Berikut Penjelasan Lengkap dengan Fungsinya!

2. Berdasarkan tempat pengendapannya

Berdasarkan tempat pengendapannya, batuan sedimen dibedakan menjadi empat jenis, yaitu:

  • Batuan sedimen marine

Batuan sedimen marine melalui proses pengendapan yang berlangsung di laut.

Halaman
123