Tanya Jawab Islam

Hukum Mencukur Rambut Kemaluan, Bolehkah Atau Justru Dilarang? Begini Penjelasan Buya Yahya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Buya Yahya.

Reporter: Tiara Susma

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Islam senantiasa mengajarkan tentang kebersihan diri.

Kita dianjurkan menjaga kebersihan tubuh kita agar terhindar dari penyakit.

Tak hanya bagian tubuh yang terlihat saja, kita juga dianjurkan menjaga kebersihan daerah yang sangat pribadi.

Bagi kaum perempuan, mencukur rambut kemaluan jadi salah satu hal yang rutin dilakukan untuk menjaga kebersihan diri.

Selain itu, hal itu juga dilakukan untuk memberikan kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari.

Lantas, bagaimana hal tersebut dalam pandangan Islam?

Apakah mencukur rambut kemaluan diperbolehkan atau justru dilarang?

Baca juga: Benarkah Tak Boleh Berhubungan Suami Istri Tanpa Busana? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Baca juga: Bagaimana Hukumnya Menunda Mandi Wajib Setelah Berhubungan Suami Istri? Simak Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya. (YouTube Al-Bahjah TV)

Buya Yahya memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Hal itu seperti dilansir dari video yang diunggah di YouTube Buya Yahya.

Buya Yahya menegaskan bahwa mencukur rambut kemaluan merupakan bagian dari menjaga kebersihan.

"Adapun masalah mencukur mohon maaf mencukur wilayah pribadi, itu termasuk masalah kebersihan," ujar Buya Yahya.

"Tapi Allah SWT menciptakan bulu atau rambut di wilayah tersebut memang ada hikmah yaitu untuk menjaga," imbuhnya.

Buya Yahya mengungkapkan membersihkan rambut kemaluan diperbolehkan.

Halaman
123