Pakar Ekspresi Ungkap Analisa, Sebut Rachel Vennya Banyak Ngeles & Tak Menyesal, Ada yang Dipendam

Editor: ninda iswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pakar ekspresi analisa pengakuan Rachel Vennya soal kabur karantina

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pakar ekspresi ungkap hasil analisa klarifikasi Rachel Vennya atas kasus kabur dari karantina.

Seperti yang diketahui, Rachel Vennya memberikan klarifikasi terkait kasus kabur dari karantina.

Pakar ekspresi Kirdi Putra pun mengungkap sejumlah fakta berdasarkan pengamatannya.

Diungkap Kirdi Putra, ada ekspresi tak biasa Rachel Vennya saat melayangkan permintaan maaf kepada khalayak.

Seperti diketahui, sosok Rachel Vennya belakangan jadi sorotan lantaran tak mengikuti peraturan pemerintah yakni karantina usai pulang dari luar negeri.

Baru pulang dari Amerika Serikat, Rachel Vennya kabur dan tak menjalani karantina sesuai ketetapan pemerintah.

Aksi Rachel Vennya kabur dari karantina itu sontak memantik amarah seluruh warga Indonesia.

Baca juga: Satu Rombongan di Amerika, Denny Sumargo Ingin Rachel Vennya Ditindak Tegas Ini Proses Pendewasaan

Baca juga: Pengakuan Rachel Vennya Tak Karantina di Wisma Atlet Dinilai Janggal, Foto-fotonya Kini Beredar

Rachel Vennya akui tidak menjalani karantina setelah pulang dari Amerika Serikat (Tangkap layar Youtube Boy William)

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin hingga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Uno bahkan ikut angkat bicara perihal aksi Rachel Vennya yang kabur dari karantina.

Sadar dirinya ramai dihujat, Rachel Vennya akhirnya angkat bicara.

Dalam kanal Youtube Boy William edisi tayang Senin (18/10/2021), Rachel Vennya mengaku bahwa ia memang kabur dari karantina.

"Betul Aku pulang dari Amerika dan Aku enggak menjalani karantina seperti yang seharusnya pemerintah anjurkan," akui Rachel Vennya dikutip TribunnewsBogor.com pada Senin (18/10/2021).

Dalam klarifikasinya itu, Rachel Vennya juga melayangkan permintaan maaf.

"Kelakuan Aku ini salah dan tidak ada pembenaran sama sekali. Alasan Aku juga enggak bisa dibenarkan sama sekali, tidak bisa diterima. Tapi alasan Aku itu karena Aku pengin ketemu sama anak-anak. Tapi itu bukan alasan yang tepat," ungkap Rachel Vennya.

"Aku minta maaf. Mau alasan Aku bilang kangen anak-anak Aku. Aku tidak mau itu dijadikan pembenaran. Tapi kenyataannya seperti itu," sambungnya.

Halaman
1234