TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kekasih Brigadir J atau Nopriansyah Yosua Hutabarat, Vera Simanjuntak mengungkapkan kerinduannya pada mendiang.
Ia masih tidak menyangka, calon suaminya itu telah tiada, dihabisi oleh atasannya sendiri.
Kini Vera tak kuasa membendung rasa rindu. Ia mencurahkan isi hatinya yang pilu.
Rupanya, Vera Simanjuntak dan Brigadir J harusnya merayakan hari spesial.
Hal itu diungkapkan Vera Simanjuntak melalui Instagramnya pada Kamis 1 September 2022.
Namun tidak dijelaskan lebih lanjut hari spesial apa yang dimaksud oleh Vera Simanjuntak.
Vera Simanjuntak hanya mengatakan ia sebenarnya sangat ingin bertemu dengan Brigadir J di hari spesial mereka.
Baca juga: NYESEK Curhat Vera Simanjuntak, Takut Brigadir J Tak Tenang, Tapi Sulit Tahan Rindu: Apa Adek Egois?
Baca juga: Vera Simanjuntak Sebut Hari Ini Seharusnya Jadi Hari Spesial dengan Brigadir J: Dipeluk Cuma Mimpi
Sayang keinginan itu kini tak lagi mungkin terwujud.
Vera Simanjuntak pun kembali mengungkap rindu pada sang kekasih.
Berikut bunyi curhatan Vera Simanjuntak:
"Babyhoney...
Sedang apa?
Kanget banget Loh.
Jangan bosan ya kalo adek sering bilang kangen.
Besok hari spesial lo sayang.
Tapi sekarang hanya lewat mimpi kita bertemu ya baby.
Adek bingung sayang di satu sisi adek selalu rindu dan belum tahu sampai kapan rindu ini habis.
Tapi di sisi lain adek juga nggak mau abang jadi ga tenang.
Apa adek egois?
Tapi gpp kok, terobati rasa rindu adek itu sayang.
Nyata sekali rasanya karena adek bisa rasain pelukan abang walaupun sebatas mimpi.
Tuhanlah teman abang di sana ya sayangku," ungkap Vera Simanjuntak, dikutip TribunJatim.com dari TribunnewsMaker.
Sementara itu, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menunjukkan video yang merupakan bagian penting dari rangkaian kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, bahwa video tersebut belum pernah beredar ke publik dan menunjukkan suatu peristiwa setelah penembakan terhadap Brigadir J dilakukan.
Dalam video tersebut, tampak Brigadir J tewas terkapar bersimbah darah dalam posisi tertelungkup di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, sesaat setelah ditembak.
"Gambar ini diambil kurang dari sejam setelah Brigadir J tewas ditembak," katanya, dilansir TribunJatim.com dari WartaKota.
Jenazah Brigadir J tampak berada di sudut sempit di dekat tangga di dalam rumah dinas Ferdy Sambo.
Brigadir J menggunakan baju putih dan celana panjang jeans.
Dalam video lain juga ada dua ajudan Ferdy Sambo, naik turun keluar lift dari lantai tiga rumah pribadinya di Jalan Saguling III, Duren Tiga, Jakarta Selatan.
"Dalam video tersebut, di titik ini FS ingin tahu apa yang terjadi dalam peristiwa di Magelang dan memanggil ajudannya. Salah satu ajudan yang naik turun lift itu saudara Bharada E," ujar Anam di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2022).
"Video ini sengaja kami potong, hanya untuk menampilkan bagian mana yang penting, dimana sebenarnya bisa masuk dalam video yang sudah disebarkan di publik," ujar Anam.
Menurut Anam video tersebut diambil dari bahan baku atau raw material.
"Video ini penting dalam melihat konstruksi peristiwa," katanya.
"Kalau video yang tersebar di publik, video ini tidak ada. Padahal video ini yang sangat penting dalam mengkonstruksi peristiwa dan membuat terang benderang," tutur Anam.
(TribunJatim/ Ani Susanti)
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Kemunculan Brigadir J ke Mimpi Vera Simanjuntak Dirasa Nyata, 'Terobati', Ratapan Pacar Yosua Miris