Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Kasus Ferdy Sambo

Ibunda Menangis Ingat Chat Terakhir Brigadir J di Pagi Hari Sebelum Tewas: Bangun Mama, Baca Alkitab

Editor: galuh palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tangis Rosti Simanjuntak ungkap pesan terakhir Brigadir J, ditemani Vera Simanjuntak.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Rosti Simanjuntak, ibunda Brigadir J, kembali menangis ingat chat terakhir yang dikirimkan oleh Brigadir J di pagi hari sebelum tewas ditembak.

Cerita tersebut disampaikan ibu Brigadir J ketika menjadi bintang tamu dalam acara Rosi di Kompas TV pada Kamis 29 September 2022.

Rosti menyatakan seorang ibu pastinya tidak pernah menerima bila nyawa anak yang dibesarkan dengan kasih sayang dirampas dengan pembunuhan secara sadis dan keji.

Tak banyak yang diinginkan keluarga dari kasus pembunuhan Brigadir J ini. Keluarga hanya berharap kasus ini bisa terungkap secara terang benerang dan keadilan bisa diwujudkan.

Tangis Rosti Simanjuntak ungkap pesan terakhir Brigadir J, ditemani Vera Simanjuntak. (YouTube Kompas TV)

"Bantulah kami keluarga yang kecil ini untuk mengungkap kasus ini terungkap seterang-terangnya dan sebenar-benarnya agar keadilan di negeri ini diwujudkan dan kami juga keluarga dan rakyat nyaman tinggal di negeri ini," ujar Rosti.

Rosti bercerita semasa hidup Yosua selalu mengingatkan keluarga untuk taat kepada Tuhan. Almarhum juga tidak segan untuk mengingatkan dirinya untuk membaca Alkitab.

Baca juga: UPDATE Kasus Ferdy Sambo, Berkas Perkara Sudah Lengkap Atasan Brigadir J Segera Disidang Pengadilan

"Bangun mama, tidur mama, usahakan baca Alkitab. Selalu Yosua menyarankan kami sekeluarga harus menjadi keluarga yang taat kepada Tuhan. Keluarga kami keluarga yang sangat pahit, jadi Yosua ini anak yang bisa hidup prihatin, dia sanggup mengerti keadaan dan kondisi keluarganya," ujar Rosti.

Rosti mengingat sepadat apa pun pekerjaan yang dijalani, Yosua selalu menyisihkan waktu untuk menghubungi keluarga, terutama ibunya.

Tiap malam ia selalu mendapat telepon dari Yosua untuk mengingatkan berdoa sebelum tidur.

"Kalau malam pesan atau telepon tidak terangkat, subuh pasti dia telepon lagi, membangunkan sekaligus mengingatkan saya untuk berdoa," ujarnya.

Bahkan percakapan terakhir Yosua kepada Rosti di tanggal 8 Juli 2022 tetap mengingatkan sang ibu untuk membaca Alkitab, kemudian menanyakan keadaan keluarga di Jambi.

"Pagi dia mengatakan mau pulang, jam 10.05 WIB setelah itu Yosua hanya membaca dan tidak ada lagi membalas pesan WA kami, itu yang terakhir," ujar Rosti dikutip dari acara Rosi Kompas TV.

Ibunda Brigadir J Harap Ferdy Sambo Cs Dihukum Seberat-beratnya

Rosti Simanjuntak, Ibunda Brigadir J berharap kasus pembunuhan putranya dapat diungkap seterang-terangnya.

Halaman
123