Kunci Jawaban

KUNCI JAWABAN Matematika Kelas 7 Hal 205 Kurikulum Merdeka, Rusuk Mana yang Bersilangan dengan AB?

Editor: Candra Isriadhi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Garis OH di samping kanan ini untuk menunjukkan tinggi piramida. Soal dan kunci jawaban Matematika Kelas 7 halaman 205 Kurikulum Merdeka.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Simak berikut adalah contoh soal dan kunci jawaban Matematika Kelas 7 halaman 205 Kurikulum Merdeka.

Mari perhatikan contoh soal dan kunci jawaban Matematika Kelas 7 halaman 205 Kurikulum Merdeka yang terdiri dari kumpulan soal esai.

Contoh soal dan kunci jawaban Matematika Kelas 7 halaman 205 Kurikulum Merdeka sejatinya ditujukan kepada orangtua atau wali murid untuk mengoreksi hasil belajar siswa.

Kunci Jawaban Matematika Kelas 7 halaman 205 Kurikulum Merdeka terdapat pada Buku Matematika untuk Sekolah Menengah Pertama Kelas VII Licensi, Bab 6 Bangun Ruang.

Buku Matematika Kelas 7 halaman 205 Kurikulum Merdeka tersebut merupakan karya dari Hobri, dkk.

Kunci jawaban Buku Matematika Kelas 7 halaman 205 Kurikulum Merdeka

Soal buku Matematika Kelas 7 halaman 205 Mari Kita periksa 1, Kurikulum Merdeka - Kunci jawaban Matematika Kelas 7 halaman 205 Mari Kita periksa 1, Kurikulum Merdeka: Sifat-sifat bangun ruang, dapat jadi bahan koreksi. (Buku Matematika kelas 7 Kurikulum Merdeka Licensi)

Soal nomor 1

Berdasarkan bangun-bangun ruang a, b, dan c jawablah pertanyaanpertanyaan berikut ini.

(1) Sebutkan nama masing-masing bangun ruang

(2) Manakah yang merupakan polihedron?

Baca juga: KUNCI JAWABAN Matematika Kelas 7 Halaman 203 204 Kurikulum Merdeka, Bandingkanlah Jarak A ke Alas Q

Kunci Jawaban:

(1) a. Prisma segilima

b. Kerucut

c. Limas Segitiga

(2) a dan c

Soal nomor 2

Jawablah pertanyaan-pertanyaan tentang limas di samping ini.

(1) Rusuk-rusuk manakah yang bersilangan dengan AB?

(2) Sebutkanlah hubungan letak kedudukan antara permukaan OAB dan rusuk CD.

(3) Gambarlah segmen garis OH di samping kanan ini untuk menunjukkan tinggi piramida.

Kunci Jawaban:

(1) Rusuk OC, OD

(2) Sejajar

(3)

Garis OH di samping kanan ini untuk menunjukkan tinggi piramida. (kolase Tribunnews)

*) Disclaimer: Artikel ini hanya ditujukan kepada orangtua untuk memandu proses belajar anak.

Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.

Cara mengatasi fobia matematika pada anak

Ilustrasi belajar daring. (Shutterstock)

1. Beri waktu berpikir saat anak menjawab pertanyaan

Bagi anak yang tidak bisa menjawab secara cepat jika diberi pertanyaan terkait matematika, hal itu akan membuatnya malu dan semakin cemas. Pertanyaan langsung di depan orang lain sangatlah menyiksa dirinya.

Secara perlahan tanamkan sebuah pikiran pada anak bahwa matematika bukanlah ajang kompetisi. Melainkan sebuah konsep yang perlu ia pahami untuk memudahkan kegiatan sehari-hari.

Yakinkan bahwa menjawab salah pun tidak apa-apa dan bukan berarti gagal.

2. Ubah gaya belajar

Bila orangtua menyadari ketidakmampuan anak dalam belajar matematika, sebaiknya coba ubah gaya belajarnya.

Ajak anak memahami rumus matematika secara sederhana.

3. Beri motivasi pada anak

Motivasi anak dalam belajar matematika bisa terbangun lewat kata-kata yang baik dan mendukung.

Berikan pula pengertian kalau tidak ada orang yang pandai matematika sejak lahir.

Hilangkan perasaan negatif dalam dirinya dengan cara tak membandingkan kemampuan si kecil dengan anak lainnya.

4. Aplikasikan matematika dalam kehidupan sehari-hari

Salah satu cara paling ampuh untuk mengatasi fobia matematika pada anak adalah dengan menerapkan ilmu hitung-menghitung dalam aktivitas sehari-hari.

Megan Robert, seorang Executive Director of Math for America (MFA), mengatakan bahwa praktik matematika dalam hal-hal sederhana, seperti harga, kembalian belanja, panjang dan lebar sebuah benda, bisa mengurangi kecemasan pada matematika.

(Tribunnews.com/ Muhammad Alvian Fakka)

Diolah dari artikel Tribunnews.com.