Berita Kriminal

UPDATE Guru SMA di Ketapel Ayah Siswa, Pilu Mata Buta, Warga Sebut Pelaku Banyak Masalah: Bikin Onar

Editor: Damar Klara Sinta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Guru di Bengkulu dioperasi gegara diketapel orang tua murid, kini polisi usut kasus

TRIBUNNEWSMAKER.COM - VIRAL seorang guru di Bengkulu mengalami kebutaan usai di ketapel ayah siswanya sendiri, warga geram dengan sikap pelaku sebut wali murid suka bikin onar. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang guru mengalami kebutaan lantaran di ketapel wali muridnya. 

Hal ini terjadi lantaran ayah siswa tak terima jika guru membentak anaknya. 

Kendati demikian, warga mengaku kesal dan membela guru. 

Bahkan warga mengatakan jika pelaku suka bikin onar dan menginginkan ia segera diamankan polisi. 

Lantas, seperti apa kisahnya? 

Baca juga: KONDISI Pilu Guru di Rejang Lebong yang Diketapel Wali Murid, Terbaring Lemas di RS, Sempat Diancam!

Dengan menggunakan ketapel, seorang ayah siswa berinisial AJ (46) tega menyakiti seorang guru bernama Zaharman (58) di Kabupaten Renjang, Bengkulu.

Akibat ulah jahat AJ, guru tersebut mengalami kebutaan di bagian mata sebelah kanan.

Guru di Bengkulu dioperasi gegara diketapel orang tua murid. (TribunBengkulu)

AJ kemudian mengambil langkah seribu, menghilang usai menyakiti guru tersebut.

Polisi mengusut kasus yang sudah viral tersebut.

Anggota dari Polsek Padang Ulang Tanding (PUT) menggerebek rumah AJ.

Namun, ayah AJ menghilang tak ada kabar.

Diduga AJ bersembunyi karena takut.

"Berdasarkan keterangan dari keluarganya, AJ tidak pulang setelah kejadian," ujar Kapolsek PUT, Iptu Hengky Noprianto pada Rabu (2/8/2023) seperti dikutip TribunJakarta.com dari Serambinews.com.

Kapolsek meminta agar AJ menyerahkan diri dari pelariannya.

Sebab, pihaknya akan terus memburunya.

Baca juga: TRAUMA! Murid yang Dianiaya Guru PAUD di Banjarmasin Takut Sekolah, Ibu: Saya Bikin Kelas di Rumah

Polisi juga meminta agar keluarga membujuk AJ untuk menyerahkan diri ke kantor polisi.

Namun, kelakuan jahat AJ terhadap Zaharman sebenarnya dipandang tak aneh di mata warga sekitar.

ILUSTRASI - wali murid aniaya guru SMA (Kompas.com)

Ayah siswa tersebut sosok yang bermasalah di lingkungan rumah.

"Iya dia memang bermasalah (AJ).

Semua orang tahu, mudah-mudahan cepat ketangkap," ujar salah satu warga.

Akibat ulah AJ, Zaharman kini harus menjalani operasi mata kanan yang mengalami kerusakan fatal.

Bola mata kanannya hancur. Ia terancam tak bisa melihat lantaran mata kirinya sudah mengalami katarak.

"Iya dia memang bermasalah (AJ). Semua orang tahu, mudah-mudahan cepat ketangkap," ujar salah satu warga.

Anak Zaharman, Ilham, mengatakan sang ayah kini dirawat di Rumah Sakti Ar Bunda Kota Lubuklinggau.

Baca juga: SOSOK Zaharman, Guru di Bengkulu Diketapel Wali Murid Kini Buta Permanen, Anak Pilu: Satunya Katarak

Terungkap nasib pilu Zaharman usai diceritakan oleh Ilham.

"Mata kiri sudah kabur karena katarak,

Anggota Polsek PUT saat mendatangi TKP penganiayaan guru oleh orangtua siswa, Selasa (1/8/2023). (HO TribunBengkulu.com/Polsek PUT)

Mata kanan ini yang normal sebelumnya, tapi sekarang kanannya sudah diangkat, jadi ada kemungkinan buta dua-duanya mas," pungkasnya.

Kejadian ini berawal saat AJ marah lantaran Zaharman menegur anaknya, PDM (16) yang ketahuan merokok di belakang sekolah saat jam pelajaran berlangsung.

PDM pun pulang ke rumah dan mengadu ke AJ lantaran ditegur.

AJ yang mendengar aduan anaknya malah emosi lalu menyerang guru tersebut menggunakan ketapel.

'MATA BERDARAH' Guru di Bengkulu Dioperasi usai Diketapel Wali Murid: Kesal, Anaknya Merokok Dipukul

Seorang guru di Bengkulu kini harus terpaksa dioperasi setelah matanya diketapel oleh wali murid.

Sosok wali murid tersebut murka karena anaknya baru saja dipukul oleh guru itu.

Meski demikian, guru yang tinggal di Rejang Lebong, Bengkulu tersebut memiliki alasan tersendiri mengapa memukul anak itu.

Guru di Bengkulu dioperasi gegara diketapel orang tua murid. (TribunBengkulu)

Pasalnya, guru tersebut sudah berulang kali menegur muridnya agar tidak merokok.

Namun, murid tersebut seolah tak memedulikan perintah sang guru.

Lantaran kesal, guru itu langsung memukul korban.

Tak terima dipukul, murid langsung mengadu ke orang tua.

Sontak, orang tua kesal dan melempar ketapel pada guru tersebut.

Baca juga: TRAUMA! Murid yang Dianiaya Guru PAUD di Banjarmasin Takut Sekolah, Ibu: Saya Bikin Kelas di Rumah

Nahasnya, peluru ketapel itu mengenai matanya.

Matanya pun bersimbah darah dan harus dioperasi di rumah sakit.

Diketahui, guru bernasib nahas tersebut bernama Zaharman (58).

Zaharman mengalami luka parah setelah diketapel orang tua siswa.

Insien tersebut terjadi pada Selasa, (1/8/2023) pagi.

Luka yang parah membuat mata Zaharman harus dioperasi.

Baca juga: NUNGGU Dijemput, Bocah di Kalsel Patah Tulang Dianiaya Guru PAUD, Ibu Korban Histeris: Cuma Nyender!

ILUSTRASI guru di Bengkulu dioperasi gegara diketapel orang tua murid. (TribunBengkulu / Istimewa)

Kejadian bermula saat Zaharman selaku guru olahraga, menegur dan menindak muridnya, PDM (16).

Pada saat itu PDM sedang merokok di belakang sekolah saat jam sekolah.

Seusai ditindak, PDM pulang ke rumahnya memanggil orangtua.

Mendapati pengaduan dari sang anak, orangtua PDM berinisial Ar (45) langsung mendatangi sekolah.

Ar masuk ke sekolah dan berkata kepada satpam bahwa anaknya dipukul oleh Zaharman.

Satpam berusaha menahan pelaku agar tidak masuk ke area sekolah.

Baca juga: TOLONG! Pria di Sumut Nekat Cabuli Gadis di Rumah, Warga Curiga Dengar Teriakan: Pelaku Dikeroyok

Ilustrasi operasi (Thinkstockphotos.com)

Namun, Ar mengeluarkan pisau dan ketapel.

Ar akhirnya masuk ke sekolah dan bertemu dengan korban.

Saat itu, Ar langsung mengarahkan ketapel ke korban yang mengenai matanya.

Melihat mata korban mengeluarkan darah, Ar panik dan langsung berlari keluar sekolah.

Pelaku langsung kabur melarikan diri.

Kini kasus tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Padang Ulak Tanding Iptu Hengky Noprianto mengatakan, sudah menerima laporan resmi soal dugaan penganiayaan yang dialami Zaharman.

Saat ini polisi akan melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terkait laporan tersebut.

"Laporan sudah masuk, tentu akan kita tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan," kata Kapolsek.

Sementara, Kepala SMAN Riswanto mengatakan, Zaharman akan menjalani operasi.

"Bentar ya, Pak, tunggu tenang dulu. Sekarang ini lagi nemanin yang operasi," kata Riswanto. (TribunJakarta.com/ Satria Sarwo Trengginas)

Diolah dari berita yang sudah tayang TribunJakarta.com