TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sesuatu yang di luar nalar dilakukan oleh seorang suami kepada istrinya.
Bukan untuk mencelakai, melainkan si suami ingin mengobati rasa sakit yang dirasakan oleh sang istri.
Peristiwa ini dialami oleh pasangan suami istri yang ada India.
Devendri seorang wanita berusia 35 tahun digigit ular ketika sedang di ladang.
Wanita asal Bulandshahr, Uttar Pradesh ini ke ladang untuk mengumpulkan kayu demi pekerjaan rumah tangganya, dilansir oleh India Times, Senin (30/10/2023).
Saat tahu dia tergigit ular, Devendri segera pulang untuk memberitahu suaminya.
Alih-alih membawanya ke rumah sakit, si suaminya malah kelamaan memanggil seorang pawang ular.
Pawang ular itu akhirnya menyembuhkan luka dan mengeluarkan racun ular dari tubuh Devendri.
Bukannya sembuh, si pawang ular malah memberikan saran yang di luar nalar.
Baca juga: 15 TAHUN Terbengkalai, Rumah Kosong di Jaktim Jadi Sarang Ular Sanca, 12 Ekor Ditemukan: Warga Takut
Pawang ular meminta suami membungkus Devendri dengan kotoran sapi.
Tak hanya di lukanya, tapi harus seluruh tubuh hingga membentuk gunungan kotoran.
Saran itu pun lekas dilakukan si suami tanpa pikir panjang.
Memang si suami hanya menginginkan istri tercintanya untuk sembuh.
Pawang hanya melafalkan mantra-mantra di depan gunungan kotoran sapi yang di dalamnya ada Devendri.
Jelas, hal ini tidak membantu kesembuhan Devendri.
Wanita malang itu justru meninggal dengan sia-sia karena saran aneh dari si pawang ular.
Fakta yang mengherankan karena orang lebih tertarik dengan ilmu hitam dibandingkan dengan kedokteran yang sudah jelas ilmunya.
Perlu diketahui, orang India memang berkembang dengan banyak takhayul.
Kendati demikian, masih ada pula yang berpikir dengan akal sehat dan logis.
Hidup Bersama Mayat Suami & Bayinya
Lain halnya dengan keluarga yang ada di Koja, Jakarta.
Seorang istri ternyata selama ini hidup satu rumah dengan suami dan anak balitanya yang sudah jadi mayat.
Kasus ini bermula ketika warga di Koja mencium aroma busuk di dalam rumah milik pasutri.
Setelah dicek warga, ternyata ada mayat seorang anak dan ayah bernama Hamka yang telah membusuk.
Warga sigap langsung mengubungi polisi untuk mengusut kasus kematian ayah dan anak itu.
Setelah ditemukan jasad Hamka dan anaknya, warga kemudian menghubungi polisi.
Sambil menunggu kedatangan polisi, warga berinisiatif membawa keluar istri Hamka dan memberikan makan.
"Istrinya dulu dikasih makan sama warga, dia mau makan lahap tapi pas ditanya kayak orang linglung, enggak ada nangis apalagi histeris," kata Bambang.
Karena itulah, warga sampai terheran-heran dengan sikap dan reaksi istri Hamka.
Baca juga: Kemana-mana Pergi Berdua Istri di Klaten Tak Sadar Suami Meninggal, 3 Hari Tinggal Bersama Jenazah
Baca juga: MERESAHKAN! Makam di Aceh Jaya Dibongkar OTK, Liang Lahat Dibiarkan Menganga, Jenazah Masih Ada
"Makanya kita semua heran sama istrinya. Logikanya kan kalau emang suami sama anaknya meninggal dia pasti sedih, ini enggak sama sekali," kata Bambang yang melihat tak ada luka di tubuh istri Hamka dan anak sulungnya yang ditemukan dalam kondisi hidup.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Iver Son Manossoh mengatakan, saat ini istri dan anak sulung hamka yang berusia sekira 3 tahun telah dibawa ke rumah sakit.
Keduanya juga mendapat pendampingan dari Tim Perempuan dan Perlindungan Anak Polres Metro Jakarta Utara.
"Sementara yang masih hidup belum ditemukan ada kekerasan fisik terhadap ibu dan anak tersebut." kata Iver.
"Tim sudah kami bagi tugas sesuai kemampuan masing-masing," kata Iver lagi.
Iver mengatakan pihaknya masih harus menunggu hasil penyelidikan tim Puslabfor Polri untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya ayah dan anak balita itu.
Termasuk soal sudah berapa hari korban tewas membusuk sebelum akhirnya ditemukan warga.
"Kami belum bisa menyampaikan, nanti ahlinya yang menyampaikan." ujar Iver.
"Perkiraan berapa lama korban di TKP biar ahli yang menjelaskan," kata Iver.
Sosok istri tersebut diperkirakan telah hidup sekitar dua pekan bersama jasad suami dan bayinya yang sudah membusuk.
Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu warga bernama Bambang (55) kepada TribunJakarta pada Sabtu (28/10/2023).
Menurut Bambang, istri dari pria bernama Hamka tersebut sangat tertutup.
Baca juga: KISAH Cinta Terpaut 55 Tahun Kandas, Nenek Rohaya Meninggal Dunia, Selamet Pilu Antar Jenazah Istri
Bahkan warga sekitar tidak ada yang mengetahui nama istri Hamka meski yang bersangkutan sudah lama tinggal di sana, tepatnya di Jalan Balai Rakyat RT 06 RW 03, Tugu Selatan, Koja.
"Kalau suaminya yang meninggal itu namanya Hamka, kalau istrinya saya sama tetangga juga ga ada yang tahu namanya siapa, orangnya tertutup, paling kita cuma sekadar negor aja pas ketemu," ujar Bambang.
Bambang mengatakan, rumah yang ditempati Hamka adalah peninggalan milik orang tuanya.
Sedangkan istri Hamka, ia tak tahu darimana asal-usulnya.
"Pak Hamka emang asli sini, ini bekas rumah orang tuanya, dia punya usaha travel umrah, Kalau istrinya ibu rumah tangga aja," kata Bambang.
Duduk Tanpa Ekspresi di Rumahnya
Bambang mengatakan, dia bersama warga sudah berinisiatif untuk masuk ke rumah Hamka pada Jumat (27/10/2023) malam kemarin lantaran sudah hampir dua pekan mencium aroma tak sedap dari rumah itu.
"Tapi karena ga ada perwakilan dari kelurahan buat jadi saksi, makanya diputuskan tadi pagi jam 8 pas ada orang kelurahan," ujar Bambang.
Bambang mengatakan, kondisi rumah Hamka dikunci dari dalam. Alhasil warga harus mendobraknya.
Adapun rumah Hamka berada di lantai 2. Lantai 1 hanya digunakan untuk tempat parkir kendaraan.
Tampak ada satu mobil dan motor milik Hamka yang terparkir di sana dengan kondisi dipenuhi debu.
Saat mendobrak rumah Hamka itulah, betapa kagetnya Bambang dan warga melihat istri Hamka sedang terduduk di ruang tamu tanpa reaksi apapun.
"Kita dobrak rumah, istrinya itu lagi duduk aja kayak linglung gitu, enggak ada reaksi apa-apa," kata Bambang.
Tak jauh dari istri Hamka, ada anak sulung Hamka yang berusia sekira 3 tahun.
"Itu anak pertamanya ga nangis sama sekali, anteng aja," kata Bambang.
Bambang dan warga lainnya kian terkejut saat menemukan jasad Hamka yang posisinya telungkup di depan kamar mandi.
Sedangkan putra bungsu Hamka juga kondisinya membusuk ditemukan di kamar. (Delta Lidina/TribunNewsmaker | Rr Dewi Kartika/TribunJakarta)