TRIBUNNEWSMAKER.COM - Warga Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, digegerkan dengan penemuan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang meninggal dunia.
IRT itu ditemukan dam kondisi tidak bernyawa sambil menggenggam mikrofon (Mic) di dalam kamar rumahnya.
Korban merupakan warga Dusun Turip, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca juga: Fakta-fakta Pesawat TNI AU Super Tucano Jatuh di Pasuruan, Akibat Cuaca Buruk, 4 Perwira Meninggal
IRT tersebut berinisial TW (42), asal Butuh, Kabupaten Purworejo.
Polisi menduga, TW tewas akibat tersetrum listrik yang mengalir lewat mikrofon yang digenggamnya.
“Kami menerima laporan kejadian orang meninggal dunia akibat tersengat listrik,” kata Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Triatmi Noviartuti (Novi), lewat pesan singkat, Kamis (16/11/2023).
Anak dari TW baru pulang sekolah saat menemukan ibunya kecelakaan.
Sambil menangis, anak dari TW melaporkan ke orang-orang di sekitarnya kalau ibunya tersetrum.
Beberapa tetangga datang dan melihat TW telentang di lantai. Ia masih memegang mikrofon.
Baca juga: INNALILLAHI! Santri di Ponpes Tebo Meninggal Dunia, Ortu Sebut Kematian Anaknya Banyak Kejanggalan
Warga memeriksa korban, mendapati tubuh TW sudah dingin, serta menemukan luka bakar pada ibu jari tangan kiri bagian ujung dan bawah.
Orang yang lain segera memutus arus listrik rumah.
Mereka lantas melaporkannya ke Bhabinkamtibmas setempat.
Polisi dan tim medis tiba ke lokasi. Polisi menghimpun keterangan dari sejumlah warga dan keluarga.
“Keterangan dari pihak keluarga bahwa korban memiliki hobi menyanyi di dalam kamar,” kata Novi.
Sementara, tim medis memeriksa korban di tempat, menemukan sejumlah luka pada tangan kiri korban.
Di antaranya, luka bakar di ibu jari tangan kiri pada bagian ujung dan bawah, juga luka bakar di jari manis tangan kiri.
Tim medis tidak menemukan tanda kekerasan lain pada tubuh korban. Jenazah dikembalikan ke keluarga untuk dimakamkan.
Berita Lainnya, Detik-detik Bocah di Serang Tersetrum saat Asyik Naik Wahana, Warga Ngamuk Bakar Pasar Malam: Brutal
Lagi asyik menikmati wahana di pasar malam, sosok bocah di Serang, Banten mendadak tersetrum dan akhirnya meregang nyawa.
Warga yang menyaksikan kejadian tersebut diduga murka dan langsung membakar pasar malam di Pabuaran, Serang.
Diketahui kejadian tersebut terjadi pada Sabtu, (28/10/2023).
Insiden tewasnya bocah tersebut diduga memicu amarah warga sehingga membakar Pasar Malam di Pabuaran tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunBanten.com, bocah itu adalah seorang anak berinisial G.
G adalah seorang anak berusia 11 tahun. G adalah warga Kampung Cilewung.
Kampung Cilewung berada di Desa Kadu Beureum, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.
Baca juga: CURIGA Cium Bau Busuk, Warga di Jakarta Temukan Tetangga Linglung:Syok Ternyata Hidup bareng 2 Mayat
Baca juga: SOSOK Istri di Koja, Jakarta Hidup bareng Mayat Suami & Bayinya: Lahap Makan saat Korban Dievakuasi
Pada saat kejadian, G sedang berada di Pasar Malam tersebut.
Kini, jenazah G sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Serang untuk diautopsi.
Insiden itu terjadi pada Sabtu (28/10/2023) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden kebakaran itu terjadi pada Sabtu sekitar pukul 20.20 WIB.
Insiden kebakaran itu terjadi di pasar malam yang berada di Jalan Palima-Cinangka, Kabupaten Serang.
Kronologi
Informasi yang dihimpun sekelompok warga mendatangi pasar malam yang terletak di Kampung Cilewung, Desa Kadu Beureum, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten.
Sempat terjadi keributan di lokasi tersebut. Warga kemudian membakar wahana permainan anak.
Insiden itu terjadi sekira pukul 20:20 WIB.
"Dari cerita warga memang pasar malam ini dibakar," kata warga sekitar, Ilham di lokasi.
Baca juga: Lagi Cari Rumput, Warga di Sragen Temukan Mayat Misterius dalam Posisi Sujud di Lahan Kosong: Busuk!
Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com, api membakar sejumlah wahana permainan anak di pasar malam tersebut.
Di lokasi tampak berserakan, sedangkan para pedagang sudah membereskan barang jualan mereka.
Polisi pun sudah memasang garis polisi di area pasar malam.
Salah satu pedagang, Ardi mengaku kaget adanya insiden tersebut. Sebab dia mengetahui terjadi kebakaran.
"Saya kurang tahu percis, cuma saya kaget ada api di wahana mainan," singkatnya.
Setelah kejadian itu, area pasar malam tampak berserakan.
Sedangkan para pedagang sudah membereskan barang jualan mereka.
Polisi pun memasang garis polisi di area pasar malam.
Diolah dari berita tayang di Kompas.com