TRIBUNNEWSMAKER.COM - Warga Surabaya, Jawa Timur digegerkan dengan penemuan mayat penjaga tambak.
Seperti diketahui, korban ditemukan meninggal dunia tepatnya pada, Minggu (31/3/2024) kemarin.
Hingga kini, aparat kepolisian masih mencari penyebab kematian korban.
Baca juga: Biadab! Kuli Bangunan di Binjai Bawa Kabur dan Cabuli Gadis di Bawah Umur, Ternyata Kenal Lewat IG
Kabid Darlog BPBD Surabaya, Buyung Hidayat mengatakan, pria berinisial S (48) warga Medokan Semampir, Sukolilo, itu ditemukan meninggal di tambak Jalan Keputih Tambak, pukul 10.00 WIB.
"Sesampai petugas gabungan di lokasi, mengetahui korban kondisi terjungkal bersama unit kendaraan roda dua di bantaran pinggir tambak," kata Buyung, ketika dihubungi melalui pesan.
Buyung mengungkapkan, korban menggunakan baju batik warna kuning, celana pendek abu-abu, sandal dan bertopi. Selain itu, ada sepeda motor dengan nomor polisi L 3325 PY.
"Jenazah setelah dilakukan identifikasi, selanjutnya proses evakuasi dengan estafet berjalan kaki, sejauh kurang lebih empat kilometer, karena kondisi medan setapak," jelasnya.
Saat ini, petugas BPBD Surabaya telah mengevakuasi jenazah penjaga tambak itu ke RSUD dr Soetomo.
Sedangkan, sepeda motornya sudah diberikan kepada pihak keluarga korban.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Ipda Aan Dwi Satrio Yudho mengatakan, keberadaan korban pertama kali ditemukan tergeletak oleh temannya yang juga bekerja di tambak.
Tidak ditemukan tanda kekerasan di jenazah ketika dilakukan pemeriksaan di sekitar lokasi kejadian.
Sedangkan, sepeda motornya dipenuhi lumpur dan bermuatan udang.
“Kami belum menyimpulkan apakah ini kecelakaan, masih menunggu hasil autopsi." kata Aan.
"Namun, dari pemeriksaan luar tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban,” lanjutnya.
Aan mengungkapkan, aparat kepolisian sekarang masih menunggu proses autopsi.
Hal tersebut untuk mengetahui penyebab sebenaranya korban meninggal dunia.
Pekerja Pembersih Rumah Syok Temukan Botol Kaca Berisi 2 Jasad Bayi, Dikira Hiasan Ternyata Asli
Seorang pekerja kebersihan di Hong Kong syok setelah tak sengaja menemukan botol berisi mayat bayi.
Kejadian penemuan bayi di dalam botol tersebut terjadi di sebuah apartemen di Tuen Mun, Hong Kong.
Akibat dari peristiwa ini, dua orang sepasang suami istri akhirnya ditangkap polisi pada Jumat (8/3/2024).
Menurut kepolisian, tak hanya satu melainkan dua bayi ditemukan di dalam botol dengan kondisi sudah tak bernyawa.
Kini mereka masih menyelidiki bagaimana dua bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut bisa berada di dalam botol.
Diperkirakan kedua bayi yang naas tersebut masih berusia kurang dari setahun.
Baca juga: Maafin Ibu, Ekonomi Tak Cukup Heboh Penemuan Bayi di Halte Bus, Dibuang Ortunya, Tinggalkan Surat
Hal tersebut diketahui dari tidak adanya luka yang ditemukan pada tubuh korban.
PIhak berwenang akhirnya melakukan autopsi pada korban, untuk mengetahui penyebab kematian.
Sebelumnya, seorang pekerja kebersihan menenuman bayi dalam botol saat sedang melakukan pekerjaan.
Dirinya diminta oleh pemilik untuk membersihkan sebuah rumah yang sebelumnya disewa oleh orang lain.
Sang penyewa sebelumnya, diketahui sudah pindah dari rumah tersebut.
Saat mulai bekerja, petugas kebersihan dibuat syok dengan penemuan sebuah botol kaca yang berisi bayi.
Petugas kebersihan tersebut awalnya mengira jika bayi di dalam botol itu ada sebuah tiruan.
Namun ternyata bayi yang direndam dalam cairan tersebut merupakan mayat sungguhan.
Baca juga: Bikin Geger! Penemuan Bayi Laki-laki dalam Kardus di Teras Panti Asuhan Sidoarjo, Menangis Kencang
Kepolisian mengungkapkan, atas kejadian ini satu orang laki-laki berusia 24 tahun berhasil ditahan.
Laki-laki tersebut merupakan seorang yang berprofesi sebagai pekerja gudang.
Sedangkan satu wanita berusia 22 tahun yang merupakan seorang pekerja humas juga berhasil ditahan.
Diyakini kedua orang tersebut merupakan orangtua bayi malang di dalam botol.
Kedua orang tersebut kini ditahan lantaran membuang mayat kedua bayi secara ilegal.
(TribunNewsmaker.com/Kompas.com)