Cuma keok dari Aceh Besar tapi mampu salip jauh Simeulue, inilah rangking 2 kabupaten paling maju di Provinsi Aceh berdasarkan IDSD 2024. Daerahnya sering disebut sebagai Kota Juang yakni Kabupaten Bireuen.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merilis laporan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2024, hasilnya menempatkan Kabupaten Aceh Besar di posisi teratas.
Daerah ini berhasil mengukuhkan dominasinya sebagai kabupaten dengan daya saing tertinggi di Provinsi Aceh.
Prestasi gemilang ini bukan sekadar klaim, melainkan fakta yang didukung oleh data valid di situs web resmi BRIN, di mana Aceh Besar tercatat meraih skor impresif 3,63.
Kabupaten Bireun menyusul di posisi dua. Daerah yang dijuluki Kota Juang lantaran pernah menjadi ibu kota sementara Republik Indonesia itu meraup skor 3,51.
Lantas, bagaimana dengan daerah lainnya?
Berikut ini urutan kabupaten paling maju di Provinsi Aceh berdasarkan IDSD 2024:
1. Kabupaten Aceh Besar - 3,63
2. Kabupaten Bireun - 3,51
3. Kabupaten Aceh Tengah - 3,36
4. Kabupaten Aceh Barat Daya - 3,35
5. Kabupaten Aceh Selatan 3,33
6. Kabupaten Pidie - 3,33
7. Kabupaten Aceh Barat 3,30
Baca juga: Gumi Serombotan Rangking 7 Daerah Termaju Bali, Disalip Gianyar hingga Tabanan, Ungguli Karangasem
8. Kabupaten Pidie Jaya - 3,30
9. Kabupaten Aceh Jaya - 3,27
10. Kabupaten Aceh Singkil - 3,25
11. Kabupaten Aceh Utara - 3,22
12. Kabupaten Aceh Tamiang - 3,19
13. Kabupaten Aceh Tenggara - 3,17
14. Kabupaten Simeulue - 3,15
15. Kabupaten Nagan Raya - 3, 15
16. Kabupaten Bener Meriah - 3,09
17. Kabupaten Aceh Timur - 3,06
18. Kabupaten Gayo Lues - 2,97
Penilaian Berdasarkan 12 Pilar
Dikutip dari laman resminya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melanjutkan pengukuran IDSD 2024 sebagai komitmen penyediaan data dasar yang akurat.
IDSD mengukur produktivitas dan kemajuan daerah menggunakan menggunakan kerangka Global Competitiveness Index (GCI) dari World Economic Forum (WEF).
Secara singkat, daya saing sebuah entitas wilayah ditentukan oleh kemampuannya dalam meningkatkan produktivitas di tiga lini yaitu produktivitas dalam faktor produksi, produktivitas yang didorong oleh efisien dan produktivitas yang didorong oleh inovasi.
Baca juga: Bukan Badung, Gianyar, Buleleng, Ini Rangking 6 Kota/Kab Termaju Bali, Berjuluk Daerah Lumbung Padi
Faktor pendorong produktivitas tersebut dituangkan ke dalam 4 komponen utama dan dijabarkan melalui 12 pilar daya saing.
Pilar tersebut meliputi institusi, infrastruktur, adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), stabilitas ekonomi makro, kesehatan, keterampilan tenaga kerja, pasar produk, pasar tenaga kerja, sistem keuangan, ukuran pasar, dinamika bisnis, dan kapasitas inovasi.
(TribunNewsmaker.com)