Kabupaten Sukoharjo
Sebanyak 131 Warga Kurang Mampu di Sukoharjo Terima Bantuan dari Bupati
Bantuan yang disalurkan kali ini mencakup sejumlah program, yakni Sukoharjo Cerdas, Sukoharjo Peduli, Sukoharjo Makmur, dan Sukoharjo Sehat.
Editor: Delta Lidina
TRIBUNNEWSAKER.COM, SUKOHARJO - Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyerahkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sukoharjo kepada masyarakat di Lobby Bupati Sukoharjo, Kamis (7/5/2026).
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sukoharjo, Sekretaris Daerah (Sekda), organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta jajaran Baznas Sukoharjo.
Bupati Etik mengatakan, bantuan yang disalurkan kali ini mencakup sejumlah program, yakni Sukoharjo Cerdas, Sukoharjo Peduli, Sukoharjo Makmur, dan Sukoharjo Sehat.
“Untuk kegiatan hari ini saya bersama mas wakil, Pak Sekda, OPD dan Baznas serta para camat memberikan bantuan kepada penerima bantuan dari Baznas. Ada Sukoharjo Cerdas, Sukoharjo Peduli, Sukoharjo Makmur, dan Sukoharjo Sehat,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Menurut Etik, total penerima bantuan kali ini mencapai 131 orang dengan nilai bantuan sebesar Rp278 juta.
“Totalnya ada 131 penerima dengan total Rp278 juta. Ini kami berikan kepada warga kami yang membutuhkan,” katanya.
Ia berharap bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan tidak disalahgunakan oleh penerima.
“Harapan kami mudah-mudahan peruntukannya benar-benar bisa digunakan, jangan sampai disalahgunakan. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat dan lebih sejahtera dengan adanya bantuan ini,” tandasnya.
Etik menjelaskan, bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pendidikan, kesehatan, hingga bantuan biaya hidup masyarakat.
“Yang sekolah kita bantu sekolahnya, yang sehat kita bantu pengobatannya, kemudian juga untuk biaya hidup,” jelasnya.
Ia berharap program bantuan dari Baznas tersebut dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menekan angka pengangguran, serta mencegah anak putus sekolah di Kabupaten Sukoharjo.
“Harapan kami mudah-mudahan nanti di Sukoharjo perekonomian berjalan, angka pengangguran berkurang, anak-anak tidak ada yang putus sekolah sehingga masyarakat bisa hidup sejahtera dan bahagia,” ungkapnya.
Terkait proses penerima bantuan, Etik menyebut masyarakat mengajukan permohonan bantuan melalui surat kepada bupati dan diprioritaskan berdasarkan urutan pendaftaran.
“Mereka bersurat kepada bupati, kemudian kita prioritaskan yang sudah mendaftar lebih dahulu,” katanya.
Hal serupa juga diterapkan untuk bantuan rumah tidak layak huni (RTLH). Pemkab Sukoharjo bersama Baznas terlebih dahulu melakukan survei sebelum bantuan diberikan.
“RTLH juga sama, antreannya banyak. Kita survei dulu, kalau sesuai kriteria ya kita serahkan bantuannya,” pungkasnya. (TribunSolo.com, Anang Ma'ruf)
Sumber: Tribun Sumsel
| Sekda Sukoharjo Sambut Kedatangan Komisi II DPR RI, Pastikan Swasembada Pangan Berjalan |
|
|---|
| Hari Kebangkitan Nasional 2026, Bupati Sukoharjo Ziarah Makam Pahlawan |
|
|---|
| Hadiri HUT ke-76 IGTKI-PGRI, Bupati Sukoharjo Beri Apresiasi Peran Guru |
|
|---|
| Tegas! Pemkab Sukoharjo Batasi Tempat Merokok, Langgar Bakal Kena Denda Rp 200 Ribu |
|
|---|
| Sukoharjo Masuk Nominasi Nasional KTAR, Pemkab Perkuat Kawasan Tanpa Asap Rokok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Etik-Suryani-beri-bantuan-BAZNAS-di-lobby.jpg)