Selebrita
Isi Buku Broken Strings Karya Aurelie Moeremans, Pengalaman Pahit Child Grooming di Masa Lalu
Menguak Luka "Broken Strings": Saat Aurelie Moeremans Melawan Trauma Grooming Lewat Tulisan
Penulis: Candra Isriadhi
Editor: Candra Isriadhi
Ringkasan Berita:
- Buku ini secara jujur membongkar pengalaman masa muda Aurelie yang "dicuri" oleh pria dewasa (nama samaran Bobby).
- Melalui memoar ini, Aurelie meluruskan berbagai gosip lama yang menyudutkan dirinya, termasuk isu pernikahan dan anak.
- Lebih dari sekadar kisah trauma, buku ini fokus pada proses penyembuhan diri (healing) yang panjang dan menyakitkan.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Keberanian aktris cantik Aurelie Moeremans dalam merilis buku terbarunya, Broken Strings, secara gratis di media sosial tengah menjadi pusat pembicaraan.
Bukan sekadar buku biasa, karya ini merupakan sebuah memoar pahit sekaligus perjalanan emosional Aurelie dalam menyembuhkan luka batin akibat masa lalu yang kelam.
Namun, kejujuran ini berbuah risiko besar. Perilisan buku ini memicu teror dari pihak-pihak misterius yang bahkan menyerang para sahabat Aurelie yang menunjukkan dukungan.
Demi melindungi rekan-rekannya, Aurelie kini memilih untuk tidak lagi mengunggah ulang dukungan mereka.
Baca juga: 7 Mantan Pacar Aurelie Moeremans Sebelum Dinikahi Tyler Bigenho, Termasuk Marcello Tahitoe
Sosok Manipulatif di Balik Topeng Cinta
Dalam buku ini, Aurelie secara berani membuka kisah masa mudanya yang "dicuri".
Ia menceritakan bagaimana dirinya menjadi korban grooming oleh seorang pria dewasa yang ia samarkan dengan nama Bobby.
Grooming adalah sebuah proses pemikatan yang berujung pada kekerasan seksual.
Awalnya, sosok Bobby hadir dengan penuh perhatian dan kasih sayang.
Namun, seiring berjalannya waktu, topeng tersebut lepas dan berubah menjadi sosok yang sangat manipulatif, abusif, serta menindas secara emosional, fisik, hingga seksual.
Baca juga: Cara Elegan Gibran Balas Roastingan Pandji soal Mata Ngantuk, Tompi & Raffi Ahmad Ikut Bereaksi
Menepis Stigma dan Rumor Lama
Buku Broken Strings bukan hanya sekadar curhatan, melainkan alat bagi Aurelie untuk meluruskan sejarah hidupnya.
Selama bertahun-tahun, Aurelie kerap diterpa rumor miring mengenai pernikahan dan status anak yang sering dipojokkan oleh publik.
Melalui tulisan ini, ia menepis berbagai stigma tersebut dan menjelaskan bagaimana relasi yang dibungkus dengan dalih "cinta" sebenarnya digunakan sebagai alat kontrol untuk menghancurkan identitas dan harga dirinya.
Proses Penyembuhan
Lebih dari sekadar kisah kekerasan, buku ini adalah surat cinta Aurelie untuk dirinya sendiri di masa lalu.
Ia menggambarkan bagaimana kondisi batin seorang korban trauma yang dipenuhi ingatan terpecah, rasa bersalah, dan ketakutan yang terus membayangi.
Aurelie menekankan bahwa keluar dari siklus trauma bukanlah hal instan.
Ia butuh waktu lama untuk belajar memeluk diri sendiri dan memaafkan masa lalu.
Dukungan keluarga digambarkan sebagai pilar utama yang membuatnya mampu bertahan dan bangkit dari keterpurukan.
Di bagian akhir, buku ini menyampaikan pesan kuat bahwa bertahan hidup adalah sebuah keberanian besar.
Luka yang dulu dianggap sebagai aib, kini ia ubah menjadi cahaya untuk membantu penyintas lainnya.
(Tribunnewsmaker.com/Candra)
Sumber: Tribunnewsmaker.com
| Sosok Wendy Lo, Adik Sarwendah yang Sindir 'Drama Bencong' di Konflik Ruben Onsu, Dituduh Provokator |
|
|---|
| Kisruh Ruben Onsu-Sarwendah, Betrand Peto Sindir dan Minta Giorgio Antonio Bangunkan Rumah Baru |
|
|---|
| Potret Memprihatinkan Tio Pakusadewo di Rumah Sakit, Neno Warisman Ajak Publik Kirim Doa Terbaik |
|
|---|
| Sosok Fabiola Elizabeth Mantan Istri Artis Tersangka Kasus Love Scamming yang Ditangkap di Solo Baru |
|
|---|
| Disindir Adek Sarwendah, Ruben Onsu Bahas Penghasut, Minta Fokus Cari Kerja: Makan di Keringet Gue |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Isi-dari-buku-Broken-Strings-karya-Aurelie-Moeremans.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.