Breaking News:

Selebrasi

Seteru Richard Lee vs Doktif Makin Rumit, Bukan Lagi soal Kasus Kosmetik tapi Singgung Status Mualaf

Perseteruan Richard Lee dan Dokter Detektif semakin melebar. Tak lagi soal produk kecantikan, kini isu status mualaf ikut disorot.

Tayang:
Editor: Delta Lidina
Instagram/dokterdetektifreal | YouTube Richard Lee
RICHARD LEE VS DOKTIF - Perseteruan Richard Lee dan Dokter Detektif semakin melebar. Tak lagi soal produk kecantikan, kini isu status mualaf ikut disorot hingga pihak Richard Lee menyiapkan langkah hukum baru. 
Ringkasan Berita:
  • Doktif menuding produk milik Richard Lee melakukan overclaim, yang kemudian berujung saling lapor antara kedua pihak.
  • Doktif mempertanyakan status mualaf Richard Lee dan menyebut adanya dugaan “proyek”, memicu reaksi keras dari pihak Richard.
  • Pihak Richard Lee menilai tudingan sudah masuk ranah privasi dan berpotensi pencemaran nama baik, sehingga tengah menyiapkan laporan ke polisi.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Perseteruan antara Richard Lee dan Samira Farahnaz alias Dokter Detektif (Doktif) kini memasuki fase yang lebih sensitif. Tak lagi sekadar soal produk kecantikan, konflik keduanya melebar hingga menyentuh isu pribadi, termasuk keyakinan.

Pihak Richard Lee melalui kuasa hukumnya mulai menyiapkan langkah hukum lanjutan atas pernyataan yang dianggap telah melewati batas.

"Kami sudah mempersiapkan langkah hukum untuk tuduhan dia soal mualaf dokter Richard itu," ujar Abdul, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Kamis (30/4/2026).

Langkah ini disebut diambil karena tudingan yang beredar dinilai tidak hanya menyerang reputasi, tetapi juga menyentuh ranah privat.

Sebelumnya, konflik antara keduanya memang sudah berlangsung panas. Awalnya, perbedaan pandangan muncul dari konten ulasan produk kecantikan yang dibuat Doktif.

Dalam sejumlah kontennya, Doktif menuding beberapa produk milik Richard Lee melakukan overclaim atau penipuan terkait kandungan bahan.

Situasi ini memicu reaksi hukum dari kedua pihak.

Richard Lee melaporkan Doktif atas dugaan pencemaran nama baik karena merasa produknya dirugikan, sementara Doktif melaporkan balik dengan tuduhan terkait informasi yang dianggap menyesatkan serta perlindungan konsumen.

Di tengah konflik tersebut, pernyataan Doktif kemudian melebar ke isu lain yang lebih personal, yakni status mualaf Richard Lee.

"Itu kan pernyataan telak, bagaimana ukuran dia menilai seseorang menggunakan agama untuk menarik simpati," katanya.

Pihak Richard menilai pernyataan tersebut tidak semestinya dilontarkan karena menyangkut keyakinan seseorang.

Karena itu, langkah hukum lanjutan tengah dipertimbangkan, meski waktu pelaporannya masih menunggu momentum.

"Kita sekarang lagi melihat waktu aja momentumnya kapan, timing-nya kita lagi lihat, karena yang membuat laporan langsung itu kan Richard Lee."

"Pasalnya itu kalau soal tuduhan itu di pencemaran nama baik," terang Abdul.

Doktif Pertanyakan Status Mualaf Richard Lee

Di sisi lain, Doktif secara terbuka menyampaikan keraguannya terkait status mualaf Richard Lee.

Baca juga: Sebulan Ditahan, Kondisi Dokter Richard Lee Memprihatinkan, Razman Ingin Doktif Selesaikan Kegaduhan

"Tapi guys 1000 persen Doktif yakin dia (Richard Lee) enggak puasa ya. Jadi dia tidak puasa," ujar Doktif.

Ia juga menyebut akan menghadirkan pihak lain yang disebut memiliki informasi tambahan terkait hal tersebut.

"Nanti Doktif akan live bersama dengan narasumber yang akan membongkar bahwa proyek mualaf itu bukan proyek asli ya, tapi proyek-proyekan ya. Jadi sudah terbukti bahwa dia tidak pernah salat, dia tidak pernah puasa di dalam."

KONDISI RICHARD LEE - Sudah satu bulan mendekam di tahanan, kondisi Richard Lee jadi sorotan luas. Di tengah konflik panjang, Razman Arif Nasution justru angkat suara dengan nada empati dan menyerukan agar polemik segera diakhiri.
KONDISI RICHARD LEE - Sudah satu bulan mendekam di tahanan, kondisi Richard Lee jadi sorotan luas. Di tengah konflik panjang, Razman Arif Nasution justru angkat suara dengan nada empati dan menyerukan agar polemik segera diakhiri. (SRIWIJAYAPOST/Kolase)

Doktif menyampaikan rencana tersebut akan dilakukan melalui siaran langsung untuk memaparkan lebih banyak informasi.

"Kita nantikan narasumber, insyaallah Doktif akan live nanti malam ya. Jangan ke mana-mana ya, tetap stay tune," terangnya.

Dalam pernyataan lainnya, ia juga menyinggung pandangannya mengenai isu agama dalam konteks tertentu.

"Dan mungkin ya Allah sudah menunjukkan kekuasaannya ya, mau enggak mau di bulan Ramadan dia harus masuk karena satu hal yang paling Doktif gedek permainan agama. Jadi agama ini digunakan sebagai politik ya," ujarnya.

Lebih lanjut, Doktif menyebut adanya pihak yang sebelumnya terlibat dalam proses terkait status tersebut.

"Jadi nanti juga akan ada seseorang yang pernah memberikan surat mualaf dan ternyata dia juga kecewa karena tadi dia sempat mampir untuk bertemu, sowan jenguk dengan membawa Alquran ya," jelas Doktif.

PERSETERUAN ARTIS - Perseteruan antara dr Richard Lee dan Doktif kini menemui titik terang.
PERSETERUAN ARTIS - Perseteruan antara dr Richard Lee dan Doktif kini makin rumit mesti sudah ada penahanan. (YouTube/Denny Sumargo dan Instagram @dr.richard_lee)

Ia mengklaim pihak tersebut mendapatkan informasi tertentu saat mencoba bertemu.

"Ternyata pada saat mau ketemu dikatakan bahwa penjaganya saja tidak pernah melihat dia salat, tidak pernah melihat dia puasa. Jadi dia di dalam pun dia makan, di dalam pun dia seperti biasa," tambahnya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat pihak tersebut mengurungkan niat untuk bertemu.

"Ya, jadi akhirnya beliau memutuskan untuk membatalkan bertemu dengan saudara tersangka DRL karena cukup kecewa," katanya.

Doktif menambahkan bahwa pihak tersebut kemudian menyampaikan permintaan maaf kepadanya.

"Jadi apa yang dikatakan bahwa dia mempermainkan agama itu benar dan akhirnya beliau meminta maaf kepada Doktif," pungkasnya. (TribunNewsmaker/BanjarmasinPost/Tribunnews/Ifan)

Tags:
Richard LeeDoktifmualaf
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved