Breaking News:

Berita Viral

Gara-Gara Salah Mengira Harga Air Botol, Pria Serang Karyawan Bar

Kesalahpahaman Berujung Kekerasan: Seorang Pria Pukuli Staf Bar Setelah Protes Harga Air.

Instagram/Jyu Yae Bistro
Kesalahpahaman Berujung Kekerasan: Seorang Pria Pukuli Staf Bar Setelah Protes Harga Air. 

Kesalahpahaman Berujung Kekerasan: Seorang Pria Pukuli Staf Bar Setelah Protes Harga Air.

Tribunnewsmaker - Seorang pria berusia 37 tahun tengah menjadi subjek penyelidikan polisi setelah diduga melakukan penyerangan terhadap seorang staf bar di kawasan Pasir Ris pada Selasa, 9 Desember 2025. Insiden tersebut dipicu oleh kesalahpahaman harga sebotol air mineral.

Baca juga: Sosok Deni Rukmana Wali Murid di Subang Marahi Guru karena Anak Ditampar, Ada Salah Paham Kini Damai

Jyu Yae Bistro menyatakan bahwa pelanggan tersebut akan dilarang masuk ke bar dan tempat usaha lain yang berada di bawah perusahaan induk yang sama.
Jyu Yae Bistro menyatakan bahwa pelanggan tersebut akan dilarang masuk ke bar dan tempat usaha lain yang berada di bawah perusahaan induk yang sama. (Instagram/Jyu Yae Bistro)

Berikut kisah mengejutkan akibat kesalahpahaman harga air mineral.

Menurut keterangan yang disampaikan kepolisian kepada AsiaOne, korban—seorang karyawan bar berusia 23 tahun—mengalami luka ringan akibat kejadian tersebut. Ia tetap dalam kondisi sadar saat dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap detail lengkap peristiwa tersebut.

Rekaman CCTV yang dibagikan Jyu Yae Bistro melalui Instagram memperlihatkan momen kekerasan yang mengejutkan. Dalam video itu, pria yang lebih tua terlihat melingkarkan kakinya ke tubuh staf bar sebelum menendangnya beberapa kali ketika korban sudah terjatuh ke lantai. Adegan tersebut memicu kecaman publik karena menunjukkan tindakan agresif yang tidak proporsional terhadap masalah sepele.

Direktur pemasaran Jyu Yae Bistro mengungkapkan kepada 8world bahwa keributan bermula saat pria tersebut memeriksa tagihan dan marah setelah mengetahui harga air botol adalah $2,50 atau setara Rp. 32 ribu, bukan 20 sen atau setara Rp. 2.500 seperti yang ia yakini sebelumnya. Kesalahpahaman kecil itu kemudian berubah menjadi amukan fisik.

Selain menyerang staf, pria itu juga dilaporkan menunjukkan perilaku kasar lainnya. Ia dilaporkan mengejek dan memprovokasi para pelanggan dari bar-bar tetangga yang datang untuk memastikan keadaan setelah mendengar kehebohan.

Dalam pernyataan resminya di media sosial, pihak Jyu Yae Bistro menyebut bahwa pria tersebut memiliki riwayat “masalah perilaku berulang”, meskipun tidak menjelaskan detail insiden sebelumnya. Manajemen grup kemudian mengambil langkah tegas.

“Semua brand di bawah Jyu Concepts—termasuk Jyu Yae, Jyu Lae, dan Jyu Gae—telah memutuskan untuk secara permanen melarang individu ini memasuki seluruh outlet kami,” demikian pernyataan mereka. “Keputusan ini kami ambil demi menjaga keamanan dan kesejahteraan staf serta pelanggan kami.”

Insiden ini turut memicu diskusi warganet dan masyarakat tentang pentingnya menjaga sikap di ruang publik, serta dukungan kepada para pekerja lini depan yang kerap menghadapi risiko kekerasan verbal maupun fisik dalam pekerjaannya.

Tribunnewsmaker | Asiaone.com | Aleyda Salsa Sabillawati

Tags:
penyeranganberita viralkekerasan
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved