Breaking News:

Berita Viral

Digigit Saat Berlari: Anggota Klub Lari Diserang dan Digigit dalam Kejadian Mencekam

Insiden Mengerikan: Klub Lari di Sydney Jadi Sasaran Penyerangan yang Mengejutkan.

Instagram/CoogeeRunClub
Grup lari populer ini berlari empat kali seminggu di Sydney bagian Timur. 

Insiden Mengerikan: Klub Lari di Sydney Jadi Sasaran Penyerangan yang Mengejutkan.

Tribunnewsmaker - Kegiatan lari pagi yang biasanya berlangsung aman dan menyenangkan berubah menjadi insiden kekerasan setelah seorang pria diduga menyerang anggota sebuah klub lari populer di Sydney saat sesi latihan di kawasan pantai, Kamis pagi.

Baca juga: Motif Penyerangan Brutal ke Dokter Irma di Indramayu, Pelaku Lebih dari 4 Orang, Bupati Turun Tangan

kejadian mengejutkan di kegiatan lari
kejadian mengejutkan di kegiatan lari (news.com.au)

Berikut penyerangan menegangkan yang terjadi di Sydney

Pria tersebut, yang diperkirakan berusia sekitar 20-an tahun dan mengenakan perlengkapan lari, diduga melakukan tindakan agresif dengan memukul dan menggigit sejumlah anggota Coogee Run Club. Menurut laporan The Australian, sekitar 12 pelari menjadi korban saat kelompok itu berada di sekitar Pantai Clovelly.

Menanggapi kejadian tersebut, penyelenggara Coogee Run Club, Tara Meakins, menyampaikan pernyataan kepada hampir 14.000 pengikut akun media sosial klub sehari setelah insiden terjadi. Dalam keterangannya, ia menyebut bahwa peristiwa tersebut melibatkan seorang individu yang diduga mengalami gangguan kesehatan mental.

“Dengan sangat menyesal kami menyampaikan bahwa telah terjadi pertikaian serius antara seorang individu dan anggota klub lari kami pagi ini,” ujar Meakins.

Pernyataan dari Tara Meakins, kepala Coogee Run Club.
Pernyataan dari Tara Meakins, kepala Coogee Run Club. (Instagram/CoogeeRunClub)

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para anggota klub serta warga sekitar yang dengan sigap turun tangan untuk melindungi para pelari di lokasi kejadian.

“Keberanian dan kepedulian Anda dalam menjaga keselamatan komunitas kami sungguh luar biasa. Dari lubuk hati terdalam, saya mengucapkan terima kasih kepada Anda semua,” lanjutnya.

Pihak kepolisian membenarkan insiden tersebut kepada news.com.au. Polisi mengatakan mereka menerima laporan sekitar pukul 06.50 waktu setempat terkait dugaan penyerangan di area pantai tersebut.

“Petugas dari Komando Kepolisian Wilayah Pantai Timur diberitahu bahwa seorang pria diduga merusak sebuah kendaraan sebelum kemudian menyerang sekelompok pelari,” kata seorang juru bicara kepolisian.

Setelah diamankan, pria tersebut dibawa ke Rumah Sakit Prince of Wales untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, paramedis memberikan perawatan kepada dua pria yang mengalami luka ringan akibat insiden tersebut.

Meakins menegaskan bahwa tidak ada anggota klub yang mengalami cedera serius dan menyampaikan terima kasih kepada Kepolisian NSW atas respons cepat dan bantuan yang diberikan.

“Ini adalah saat bagi kita semua untuk saling mengandalkan dan memperkuat komunitas yang luar biasa ini,” katanya.

Ia juga mengakui bahwa kejadian tersebut dapat meninggalkan dampak emosional bagi banyak orang, baik yang terlibat langsung maupun tidak.

“Wajar jika kita merasa terguncang setelah pengalaman seperti ini. Ada banyak sumber dukungan yang tersedia bagi siapa pun yang membutuhkannya, hari ini maupun di masa mendatang,” tambahnya.

Coogee Run Club menegaskan tetap berpegang pada nilai-nilai utama mereka, yakni kebaikan, inklusivitas, ketekunan, persahabatan, dan kesenangan. Pihak klub mengajak seluruh anggotanya untuk saling mendukung dan memastikan bahwa tidak ada yang merasa sendirian setelah kejadian tersebut.

Penyelidikan terkait insiden ini masih terus berlangsung.

Sebagai informasi, Coogee Run Club didirikan pada Mei 2022 oleh Tara Meakins bersama rekannya, Hannah Gandevia. Klub ini rutin mengadakan empat sesi lari setiap pekan dengan jarak tempuh yang bervariasi di setiap sesi.

Tribunnewsmaker | News.com.au | Aleyda Salsa Sabillawati

Tags:
Tragisberita viralLari Marathon
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved