Breaking News:

Berita Viral

Tewas Saat Bermain Petak Umpet: Remaja 14 Tahun Meninggal Dunia Tertembak Senjata Api Rakitan

Tewas Saat Bermain Petak Umpet: Remaja 14 Tahun Meninggal Dunia Setelah Tak Sengaja Tertembak Senjata Api Rakitan.

Tayang: | Diperbarui:
Kepolisian Kerajaan Malaysia
Tewas Saat Bermain Petak Umpet: Remaja 14 Tahun Meninggal Dunia Setelah Tak Sengaja Tertembak Senjata Api Rakitan. 

Tewas Saat Bermain Petak Umpet: Remaja 14 Tahun Meninggal Dunia Setelah Tak Sengaja Tertembak Senjata Api Rakitan.

Tribunnewsmaker - Permainan petak umpet yang seharusnya menjadi hiburan masa kanak-kanak berubah menjadi tragedi memilukan bagi dua sahabat sebaya di Malaysia. Seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah secara tidak sengaja tertembak senapan rakitan saat bermain bersama temannya.

Baca juga: Tragis! Ibu dan Dua Anak Kembar Berusia 6 Tahun Ditemukan Tidak Bernyawa di Tengah Gugatan Cerai

Tersangka menunjuk ke lokasi tempat korban ditembak hingga tewas di Sabah pada 7 Desember.
Tersangka menunjuk ke lokasi tempat korban ditembak hingga tewas di Sabah pada 7 Desember. (Kepolisian Kerajaan Malaysia)

Berikut kisah tragis remaja 14 tahun tewas tak sengaja tertembak senjata api rakitan

Insiden tragis tersebut terjadi di Keningau, Sabah, sekitar pukul 08.00 pagi pada Minggu (7 Desember 2025). Kantor berita Bernama melaporkan bahwa peristiwa itu berlangsung di lingkungan permukiman setempat, ketika kedua remaja tersebut tengah asyik bermain tanpa menyadari bahaya yang mengintai.

Kepala Kepolisian Distrik Keningau, Yampil Anak Garai, mengungkapkan bahwa korban saat itu sedang bersembunyi di bawah rumah temannya sebagai bagian dari permainan petak umpet. Di saat bersamaan, ia diketahui memegang sebuah “bakakuk”, yaitu senjata api rakitan yang cukup dikenal di wilayah Sabah dan kerap digunakan masyarakat pedesaan untuk berburu atau keperluan perlindungan diri.

Menurut hasil penyelidikan awal, senjata tersebut kemudian diminta oleh temannya yang juga masih berusia belasan tahun. Tanpa menyadari bahwa bakakuk itu masih berisi peluru, tersangka diduga secara tidak sengaja menarik pelatuk senjata tersebut ketika mengarahkannya ke korban, yang kala itu masih berada di bawah rumah.

Tembakan tersebut mengenai korban dan menyebabkan luka parah di sejumlah bagian tubuh. Remaja itu segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nahas, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan ia dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

Yampil menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami sedikitnya 14 luka akibat serpihan peluru yang mengenai beberapa bagian tubuh vital, termasuk dada kanan, lengan kanan, lutut, serta sisi kiri tubuh. Luka-luka tersebut menyebabkan pendarahan hebat yang berujung pada kematian korban.

Lebih lanjut, polisi mengungkapkan bahwa senjata bakakuk tersebut diketahui milik ayah tersangka yang berusia sekitar 70 tahun. Setelah kejadian penembakan, senjata itu sempat disembunyikan oleh adik tersangka yang berusia 13 tahun, diduga karena panik dan ketakutan atas insiden yang terjadi.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap secara utuh kronologi serta unsur kelalaian dalam kasus tersebut. Polisi menyatakan bahwa perkara ini diselidiki sebagai kasus pembunuhan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Malaysia.

Sebagai bagian dari proses penyidikan, tersangka, ayahnya, serta saudara laki-lakinya telah ditahan guna membantu kelancaran penyelidikan. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih berhati-hati dalam menyimpan senjata apa pun di rumah dan memastikan benda-benda berbahaya tidak dapat diakses oleh anak-anak, demi mencegah tragedi serupa terulang di masa depan.

Tribunnewsmaker | Asiaone.com | Aleyda Salsa Sabillawati

Tags:
kematian tragisberita viralremajaMalaysia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved