Berita Viral
Tragis! Bocah 7 Tahun Tewas Jatuh dari Gedung Usai Dipergoki Mencuri Mainan Ultraman
Dari Mainan Ultraman ke Tragedi Kematian: Bocah 7 Tahun Jatuh dari Gedung.
Editor: Tim TribunNewsmaker
Dari Mainan Ultraman ke Tragedi Kematian: Bocah 7 Tahun Jatuh dari Gedung.
Tribunnewsmaker - Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun meninggal dunia setelah terjatuh dari sebuah gedung, tak lama setelah ia dipergoki mencuri sebuah mainan kecil yang disembunyikannya di dalam baju. Ayah korban meyakini bahwa kata-kata keras dan ancaman yang diterima anaknya telah memberikan tekanan emosional yang besar, hingga berujung pada tragedi tersebut.
Baca juga: Detik-detik Bocah Tewas Tersengat Listrik Wahana Permainan di Boja, Kebahagiaan Liburan Berubah Pilu
Berikut detail kejadian tewasnya bocah 7 tahun yang jatuh dari gedung
Peristiwa memilukan ini terjadi di Kabupaten Zhenping, Provinsi Henan, Tiongkok. Bocah tersebut dilaporkan jatuh dari sebuah bangunan tinggi di desanya setelah ditegur dengan nada keras oleh pemilik toko alat tulis karena mengambil mainan tanpa membayar. Kejadian ini pun memicu kemarahan dan perdebatan luas di media sosial Tiongkok, terutama terkait cara orang dewasa memperlakukan anak-anak.
Berdasarkan laporan Hongxing News, insiden tersebut terjadi pada 21 November 2025. Malam itu, bocah tersebut keluar rumah untuk bermain di taman bermain desa. Dalam perjalanan pulang, ia singgah di sebuah toko alat tulis. Di sana, ia mengambil sebuah mainan kecil bertema “Ultraman” yang harganya hanya beberapa yuan, lalu menyembunyikannya di balik bajunya.
Saat hendak meninggalkan toko, pemilik toko merasa curiga dan memeriksa anak tersebut. Setelah menemukan mainan itu, pemilik toko menegurnya dengan keras dan mengancam akan memanggil polisi. Anak itu kemudian mengembalikan mainan tersebut tanpa perlawanan dan pergi meninggalkan toko dalam keadaan diam.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) menunjukkan bahwa setelah keluar dari toko, bocah itu berjalan menuju sebuah bangunan di desanya. Ia terlihat memanjat hingga ke bagian atap gedung, sebelum akhirnya terjatuh dan meninggal dunia sekitar pukul 18.47 pada hari yang sama.
Berdasarkan dokumen resmi kepolisian, penyebab kematian anak tersebut murni akibat jatuh dari ketinggian. Polisi menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau unsur pembunuhan dalam kejadian tersebut.
Ayah korban menggambarkan putranya sebagai anak yang ceria, lembut, dan sangat menyayangi keluarga. Ia mengatakan bahwa selama ini, ketika berbelanja, kakek sang anak biasanya selalu membayar barang yang diinginkan cucunya. Menurutnya, jika masalahnya hanya soal harga mainan, pemilik toko seharusnya menghubungi orang dewasa, bukan memarahi atau mengancam anak kecil dengan kata-kata kasar, karena hal tersebut dapat berdampak serius pada kondisi mental anak.
Sementara itu, pemilik toko alat tulis memberikan penjelasan bahwa pada saat kejadian, ia sedang makan di depan tokonya dan melihat anak tersebut mengambil mainan. Ia lalu memanggil dan menegur bocah itu, serta mengatakan akan memanggil polisi. Ia mengaku anak tersebut tidak menangis, tidak memberontak, dan meninggalkan toko seperti biasa. Karena itu, ia tidak menyangka bahwa peristiwa tersebut akan berakhir dengan tragedi.
Dokumen dari Departemen Kepolisian Kabupaten Zhenping menyebutkan bahwa keluarga korban sempat melaporkan pemilik toko atas dugaan ancaman dan intimidasi. Namun, pihak kepolisian menghentikan penyelidikan karena tidak menemukan cukup bukti adanya pelanggaran hukum. Meski demikian, keluarga korban menolak keputusan tersebut dan menyatakan tengah mempertimbangkan langkah hukum lanjutan untuk mencari keadilan bagi anak mereka.
| Buntut Polemik LCC 4 Pilar, SMAN 1 Sambas Minta Nama Baik Dipulihkan: Kami Bantah Tuduhan Kecurangan |
|
|---|
| Bansos 2026 Hadir Lagi, Begini Cara Cek PKH dan BPNT Alokasi Mei Melalui HP, Siapkan NIK KTP |
|
|---|
| Sosok Pendemo di Pati Dikira Intel TNI, Kenakan Baju Provokatif Bertuliskan 'Darah Polisi Itu Segar' |
|
|---|
| Kondisi Nadiem Makarim Jadi Sorotan, Usai Dituntut 18 Tahun Penjara Eks Menteri Hanya Bisa Kecewa |
|
|---|
| Akibat Percaya Mitos, Ibu di Rokan Hulu Tega Habisi Nyawa Anak Kandung, Korban Dikira Kesurupan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/bocah-tewas-karena-mainan.jpg)