Breaking News:

Berita Viral

Bayi Tak Berdaya Jadi Korban, Orang Tua Hadapi Proses Hukum atas Dugaan Penelantaran

Bayi Enam Bulan Meninggal Dunia, Orang Tua Didakwa Atas Dugaan Penelantaran.

Facebook
Bayi Enam Bulan Meninggal Dunia, Orang Tua Didakwa Atas Dugaan Penelantaran. 

Bayi Enam Bulan Meninggal Dunia, Orang Tua Didakwa Atas Dugaan Penelantaran.

Tribunnewsmaker - Dua orang tua yang dituduh bertanggung jawab atas kematian bayi laki-laki mereka kini menghadapi dakwaan yang lebih berat di pengadilan, setelah penyelidikan panjang yang berlangsung selama hampir tiga tahun. Kasus ini mencuat kembali setelah jaksa meningkatkan tuntutan hukum terhadap keduanya atas dugaan penelantaran serius yang berujung pada kematian anak mereka.

Baca juga: MIRIS! Baru Lahir, Bayi Tewas Usai di Suntik Bidan, Keluarga Minta Tanggung Jawab Justru Disalahkan

Maraea Te Oke Mae Hunia dan pasangannya, Jahley Poata, dituduh menelantarkan bayi laki-laki mereka yang berusia enam bulan.
Maraea Te Oke Mae Hunia dan pasangannya, Jahley Poata, dituduh menelantarkan bayi laki-laki mereka yang berusia enam bulan. (Facebook)

Berikut detail kejadian tewasnya bayi 6 bulan yang diduga diterlantarkan oleh orang tua

Kedua orang tua tersebut adalah Maraea Te Oke Mae Hunia dan pasangannya, Jahley Poata. Mereka pertama kali didakwa pada tahun 2022 dengan tuduhan lalai dalam merawat bayi laki-laki mereka, yang juga bernama Jahley. Saat itu, polisi menilai bahwa pasangan tersebut gagal memberikan perawatan dan perlindungan yang layak bagi anak yang berada sepenuhnya dalam tanggung jawab mereka.

Menurut keterangan di pengadilan, bayi tersebut dilaporkan telah mengalami berbagai masalah kesehatan serius selama beberapa bulan. Namun, orang tuanya diduga tidak segera membawa sang bayi untuk mendapatkan perawatan medis yang memadai. Kondisi kesehatan anak itu disebut terus memburuk sebelum akhirnya orang tua mencari bantuan medis.

Pada akhir September 2022, bayi tersebut akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Collie, yang terletak sekitar 200 kilometer di selatan Perth. Karena kondisinya dinilai kritis, anak tersebut kemudian dirujuk dan dipindahkan ke rumah sakit khusus anak. Meski telah mendapatkan penanganan medis lanjutan, nyawa bayi itu tidak dapat diselamatkan dan ia meninggal dunia pada 5 Oktober 2022.

Sehari setelah kematian anak mereka, polisi secara resmi mendakwa kedua orang tua tersebut dengan tuduhan gagal melindungi seorang anak yang berada di bawah pengawasan dan tanggung jawab mereka dari bahaya. Seiring berjalannya penyelidikan, dakwaan terhadap Hunia dan Poata beberapa kali mengalami perubahan.

Pada tahun lalu, dakwaan ditingkatkan menjadi tuduhan bahwa mereka memiliki hak asuh dan kendali atas seorang anak, namun tetap melakukan atau membiarkan tindakan yang mereka ketahui dapat membahayakan keselamatan anak tersebut. Namun, dakwaan ini kemudian dibatalkan.

Perkembangan terbaru terjadi pada hari Rabu, ketika di Pengadilan Magistrat Stirling Gardens, dakwaan terhadap keduanya kembali ditingkatkan secara signifikan menjadi pembunuhan tidak berencana (manslaughter). Peningkatan dakwaan ini menandai langkah hukum yang lebih serius dalam penanganan kasus tersebut.

Sejak Oktober 2022, Nyonya Hunia dan Tuan Poata telah dibebaskan dengan jaminan. Dalam sidang terbaru, pengadilan memutuskan untuk memperpanjang syarat jaminan yang telah berlaku sebelumnya, sehingga keduanya tetap tidak ditahan sambil menunggu proses hukum selanjutnya.

Jaksa penuntut negara bagian, Jehna Winter, menyampaikan kepada pengadilan bahwa kasus ini telah berlangsung terlalu lama tanpa kepastian hukum. Ia menegaskan keinginannya untuk segera membawa perkara ini ke tahap persidangan penuh, setelah sebelumnya menghadapi berbagai penundaan yang berkaitan dengan pengumpulan dan penilaian bukti medis.

Kasus ini terus menyita perhatian publik karena menyangkut dugaan kelalaian orang tua terhadap bayi yang masih sangat rentan, serta panjangnya proses hukum yang harus ditempuh sebelum dakwaan paling serius akhirnya diajukan.

Tribunnewsmaker | News.com.au | Aleyda Salsa Sabillawati

Tags:
berita viralkematian tragisBayi Tewas
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved