Berita Viral
Nasib Yai Mim Usai Berseteru dengan Sahara, Diberhentikan Sebagai Dosen, Jadi Tersangka Pornografi
Berseteru dengan Sahara, Yai Mim dipecat sebagai dosen dan ditetapkan tersangka kasus pornografi.
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Konflik panas antara Yai Mim dan Nurul Sahara berujung pada nasib tragis bagi Yai Mim, yang kini kehilangan posisi sebagai dosen di universitas tempatnya mengajar.
Selain diberhentikan, Yai Mim juga ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pornografi, menambah tekanan hukum yang dihadapinya.
Kasus ini menjadi sorotan publik, mengungkap sisi gelap perseteruan pribadi yang berdampak serius pada karier dan reputasi akademiknya.
Baca juga: Usai Singgung Mata ‘Ngantuk’ Gibran, Pandji Langsung Dibela Mahfud MD: Itu Candaan, Bukan Penghinaan
Nama Imam Muslimin alias Yai Mim, mantan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, kembali mencuat di media sosial setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pornografi terhadap tetangganya, Nurul Sahara.
Perseteruan antar tetangga ini terjadi di kawasan Kavling Depag III Atas, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Konflik bermula dari persoalan lahan parkir kendaraan usaha rental milik Sahara yang berada tepat di depan rumah Yai Mim.
Keduanya diketahui tinggal berdempetan. Yai Mim mengaku merasa terganggu karena parkiran kendaraan tersebut dinilai menyulitkan akses keluar-masuk rumahnya.
Dia juga menyebut, telah menghibahkan sebagian tanah miliknya untuk dijadikan fasilitas umum (fasum) berupa jalan yang kini digunakan warga sekitar.
Perselisihan tersebut kemudian diunggah ke media sosial oleh akun TikTok @sahara_vibesssss dan menjadi viral.
Dalam video yang beredar, Yai Mim terlihat berguling-guling di tanah di depan rumahnya. Dia mengakui aksi tersebut sebagai bentuk "drama" yang sengaja dilakukan untuk memancing reaksi dari Sahara.
Diberhentikan UIN Maulana Malik Ibrahim
Usai video tersebut viral, Yai Mim dipanggil pihak UIN Malang serta Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) untuk dimintai klarifikasi.
Pada pertengahan September 2025, Yai Mim resmi diberhentikan sebagai dosen, sebagaimana disampaikan dalam keterangan tertulis.
Sementara itu, pemerintah kelurahan setempat sempat memfasilitasi proses mediasi antara Sahara dan Yai Mim.
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil lantaran Yai Mim disebut tidak pernah hadir dalam proses mediasi di kantor kelurahan.
Konflik kian memanas. Yai Mim dinilai kerap membuat keresahan di lingkungan Kavling Depag III Atas hingga akhirnya menerima surat pengusiran dari ketua RT setempat.
| Usai Singgung Mata ‘Ngantuk’ Gibran, Pandji Langsung Dibela Mahfud MD: Itu Candaan, Bukan Penghinaan |
|
|---|
| Tragis: Bocah 15 Tahun Meninggal Setelah Terlempar dari ATV dan Terjepit di Bawah Kendaraan |
|
|---|
| Ilmuwan 45 Tahun Dilaporkan Hilang, Terakhir Terlihat Berjalan di Sekitar Rel Kereta |
|
|---|
| Tragis: Ibu Dua Anak Meninggal Terseret Sungai, Putrinya Baru Saja Selamat dari Kecelakaan Bus |
|
|---|
| Penemuan Barang Bukti Mengejutkan di Rumah Pelaku Pembunuh Anak Politisi PKS: Dikubur Dalam Tanah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Yai-Mim-KANAN-Sahara-dan-pengacara-KANAN.jpg)