Breaking News:

Berita Viral

Jawaban Menohok Yai Mim Usai Jadi Tersangka Kasus Pornografi, Saya Siap Dipenjara Kapan Saja!

Imam Muslimin alias Yai Mim justru memberikan reaksi yang sangat mengejutkan publik setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Penulis: Candra Isriadhi
Editor: Candra Isriadhi
TribunNewsmaker.com | Youtube Cumicumi/Kang Dedi Mulyadi Chanel
YAI MIM VS SAHARA - Yai Mim (KANAN). Sahara dan pengacara (KANAN). Reaksi Keras Dedi Mulyadi Saat Sahara Sebarkan Video Pribadi Yai Mim 

Ringkasan Berita:
  • Yai Mim secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk dipenjara dan menolak melakukan pembelaan yang menggunakan uang atau materi.
  • Ia lebih memilih kalah dalam persidangan daripada harus mengorbankan kebenaran dan harga diri keluarganya.
  • Yai Mim menyoroti dugaan adanya aliran dana dari istrinya dan dengan tegas menyatakan bahwa ia lebih baik dipenjara daripada membiarkan istrinya diperas.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Alih-alih merasa terpojok, Imam Muslimin alias Yai Mim justru memberikan reaksi yang sangat mengejutkan publik setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim ini menunjukkan sikap "santai" dan penuh percaya diri saat menanggapi status hukum barunya di Mapolresta Malang Kota.

Kasus yang bermula dari konflik antar-tetangga dengan Nurul Sahara ini kini memasuki babak panas, di mana Yai Mim terjerat dugaan tindak pidana pornografi dan pelecehan seksual.

Syukur di Balik Status Tersangka

Dalam sebuah pernyataan yang terbilang tidak lazim bagi seorang tersangka, Yai Mim justru mengucap syukur atas penetapan dirinya oleh pihak kepolisian.

Baginya, status ini adalah bagian dari proses pencarian kebenaran yang ia yakini.

Baca juga: 7 Mantan Pacar Aurelie Moeremans Sebelum Dinikahi Tyler Bigenho, Termasuk Marcello Tahitoe

"Alhamdulillah, Yai Mim tersangka dalam kasus pornografi atas laporan Sahara," ucapnya lirih namun mantap, dikutip dari Suryamalang.com (8/1/2026).

Yai Mim mengaku awam terhadap seluk-beluk birokrasi hukum, namun ia sangat memahami konsekuensi dari setiap perbuatan.

"Saya tidak tahu proses hukum dan tidak tahu menahu tentang hukum acara, yang saya tahu adalah hukuman," ujarnya menambahkan.

KONFLIK TETANGGA VIRAL - Yai Mim, eks dosen UIN Malang yang viral berseteru dengan tetangganya, Sahara di podcast Curhat Bang Denny Sumargo.
KONFLIK TETANGGA VIRAL - Yai Mim, eks dosen UIN Malang yang viral berseteru dengan tetangganya, Sahara di podcast Curhat Bang Denny Sumargo. (TribunNewsmaker.com | Tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo)

Menolak "Membeli" Kemenangan

Salah satu poin paling tajam dalam klarifikasinya adalah penegasan bahwa dirinya tidak akan mengeluarkan sepeser pun uang untuk memenangkan perkara ini di meja hijau.

Yai Mim memilih pasrah pada proses hukum daripada harus bermain "curang".

Baca juga: Cara Elegan Gibran Balas Roastingan Pandji soal Mata Ngantuk, Tompi & Raffi Ahmad Ikut Bereaksi

"Saya tidak mau mengeluarkan uang untuk menang. Biarkan saya kalah. Karena keadilan dan kebenaran yang saya junjung, bukan menang ataupun uang," tegasnya dengan nada tinggi.

Ia bahkan mengaku rela mendekam di balik jeruji besi jika memang fakta hukum membuktikan dirinya bersalah.

"Jika Yai Mim ditetapkan sebagai tersangka silakan. Saya siap dipenjara kapan saja jika memang bersalah," tantang Yai Mim.

KASUS YAI MIM - Yai Mim saat memberikan pernyataan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pornografi dan pelecehan seksual, Rabu (7/1/2026).
KASUS YAI MIM - Yai Mim saat memberikan pernyataan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pornografi dan pelecehan seksual, Rabu (7/1/2026). ((Ist)/Surya Malang)

Sindiran Keras Soal "Pemerasan" Terhadap Istri

Suasana sempat memanas ketika Yai Mim menyinggung soal aliran dana yang diduga keluar dari kantong sang istri terkait kasus ini.

Ia memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan finansial dari penderitaan keluarganya.

Halaman 1/2
Tags:
Yai MimSaharapelecehan
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved