Berita Viral
Keberatan Atas Pernyataan Pandji, Aktivis NU Laporkan Sang Komika ke Polisi: Memecah Belah Bangsa
Aktivis NU laporkan Pandji ke polisi, ucapannya disebut picu kegaduhan dan memecah belah bangsa.
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
- Aktivis muda NU dan Muhammadiyah melaporkan Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik.
- Materi Mens Rea dinilai memuat tuduhan fitnah soal tambang yang disebut sebagai politik balas budi.
- Laporan dibuat karena pernyataan tersebut dianggap memicu kegaduhan dan memecah belah masyarakat.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Tak terima dengan pernyataan Pandji Pragiwaksono yang dinilai kontroversial, seorang aktivis muda NU resmi melaporkan sang komika ke pihak kepolisian.
Laporan tersebut dibuat karena ucapan Pandji dianggap berpotensi memicu kegaduhan serta memperkeruh persatuan di tengah masyarakat.
Kasus ini pun langsung menyedot perhatian publik dan memantik perdebatan luas soal batas kritik, kebebasan berekspresi, dan tanggung jawab figur publik.
Baca juga: Keberadaan Pandji saat Dilaporkan ke Polisi Karena Materi Mens Rea: di New York, Amerika Serikat
Aktivis Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menyatakan keberatan atas pernyataan komika Pandji Pragiwaksono dalam show stand up comedy berjudul Mens Rea.
Mereka menilai materi tersebut mengandung tuduhan serius yang mengarah ke fitnah, khususnya isu pengelolaan tambang.
Pendamping hukum Aktivis Muda NU dan Muhammadiyah, Fatholloh Fawait, menjelaskan keberatan tersebut disebabkan pernyataan Pandji yang menyebut NU dan Muhammadiyah mendapatkan pengelolaan tambang karena politik balas budi.
"Untuk materi yang kita duga mengarah kepada fitnah itu adalah perihal pernyataan saudara Pandji di acara Mens Rea itu perihal tuduhan, menurut kami tuduhan serius, karena menyampaikan bahwa NU dan Muhammadiyah terlibat politik praktis, politik balas budi, sehingga mendapatkan pengelolaan tambang. Di situ poin utama yang perlu saya sampaikan," katanya seperti dikutip dari YouTube Kompas TV pada Kamis (9/1/2026) malam.
Menurut Fatholloh, pengelolaan tambang merupakan hak setiap pihak selama memenuhi syarat dan ketentuan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Jadi begini, pengelolaan tambang kan itu hak asasi semua manusia, hak asasi semua golongan, yang penting kan ketika seseorang itu ingin mengelola tambang harus memenuhi syarat dan ketentuan yang diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan, itu saja. Siapa saja kan boleh mengelola tambang, yang penting memenuhi kapasitas, memenuhi kompetensi persyaratan peraturan perundang-undangan semuanya izin diurus kan tidak masalah," ujarnya.
Namun, Pandji seolah menggiring opini bahwa organisasi keagamaan itu mendapatkan tambang karena politik balas budi.
"Tapi, saudara Pandji ini seakan-akan menggiring opini hegemoni masyarakat NU dan Muhammadiyah itu dapat tambang karena politik balas budi. Itu kan tidak baik, itu yang kita duga kepada perbuatan fitnah," ujarnya.
Pandji Dilaporkan
Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah.
Pandji dilaporkan dengan dugaan pencemaran nama baik atas materi komedinya.
Sebagai bagian dari laporan, pelapor turut menyerahkan barang bukti berupa rekaman materi yang disampaikan Pandji melalui salah satu platform saat pertunjukan berlangsung.
Salah satu pelapor, Rizki Abdul Rahman Wahid, diketahui merupakan Presidium Angkatan Muda NU.
| Keberadaan Pandji saat Dilaporkan ke Polisi Karena Materi 'Mens Rea': di New York, Amerika Serikat |
|
|---|
| Usai Kritik Tajam Gibran dan Dedi Mulyadi, Pandji Dilaporkan ke Polisi, Arie Kriting Bereaksi Keras |
|
|---|
| Sosok Rizki Abdul Rahman Wahid yang Laporkan Pandji Soal Materi Mens Rea, Pernah Jabat Ketua PMII |
|
|---|
| Motif Rok Beda! Penyamaran Nisya Pramugari Gadungan Terbongkar Kru Pesawat: Aslinya Pengangguran |
|
|---|
| Misteri Kematian Arya Daru, Kasus Ditutup, Jejak 24 Kali Check-in dengan Wanita Bukan Istri Disorot |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Rizki-Abdul-Rahman-Wahid-Presedium-Angkatan-Muda-NU.jpg)