Berita Viral
Pasien Lansia Kritis Ditolak RSUD di Tebing Tinggi, Videonya Viral, Inspektorat Turun Tangan
Pasien lansia kritis diduga ditolak RSUD Tebing Tinggi, video viral, Inspektorat langsung turun tangan.
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
- Pasien lansia Suliyem diduga ditolak RSUD Kumpulan Pane Tebing Tinggi karena ruangan penuh hingga videonya viral.
- Keluarga mengaku permintaan pertolongan dan infus tidak dilayani saat kondisi pasien kritis.
- Inspektorat Tebing Tinggi kini memeriksa kasus ini dan menyiapkan sanksi jika terbukti ada pelanggaran.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kisah memilukan seorang pasien lansia dalam kondisi kritis yang diduga ditolak RSUD di Tebing Tinggi mendadak menggemparkan publik setelah videonya viral di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, keluarga terlihat kebingungan mencari pertolongan, sementara kondisi pasien semakin melemah.
Sorotan tajam pun mengarah ke pihak rumah sakit, hingga Inspektorat langsung turun tangan untuk mengusut dugaan kelalaian pelayanan medis tersebut.
Baca juga: Akhirnya Denada Bereaksi Usai Digugat Pemuda Banyuwangi karena Dugaan Penelantaran: Pilih Santai
Pasisen lansia tampak sangat lemas dan butuh segera ditolong
Video pasien wanita lansia sakit dan dalam keadaan kritis ditolak berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kumpulan Pane, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, viral di media sosial.
Dilihat dari akun instagram @ceritasumut, peristiwa terjadi pada Kamis (8/1/2026).
Tampak seorang wanita menangis di mobil karena orang tuanya ditolak berobat di RSUD Kumpulan Pane. Alasan penolakan karena rumah sakit dalam keadaan penuh.
"Alasan ruangan penuh lansia di Tebing Tinggi ditolak rumah sakit, Keluarga: Uda mau meninggal ini," demikian judul video.
Di video juga tampak wanita tersebut sangat lemas dan butuh segera ditolong.
"Ini lah pak kami ditolak, di mana-mana kami ditolak, katanya ruangannya penuh. Kami orang tidak punya, kami makan sehari-hari ngak ada. Kami minta diinfus aja dulu, tapi orang itu ngak mau ngasih," ujar anak dari lansia yang sakit tersebut.
Inspektorat Kota Tebing Tinggi turun tangan
Pascavideo ini viral, Inspektorat Kota Tebing Tinggi Muhammad Fachri, turun tangan.
Pihaknya akan memberi sanksi tegas kepada pihak rumah sakit yang tidak mengizinkan pasien bernama Suliyem itu dirawat di RSUD Kumpulan Pane.
"Adanya berita yang viral di media sosial tentang pasien yang ditolak berobat di Rumah Sakit Umum Kumpulan Pane, kami dari inspektorat sedang dalam pemeriksaan proses dalam fakta kejadian dan akan memberikan sanksi bila terbukti sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku," ujar Fachri saat menjenguk Suliyem yang kini dirawat di Rumah Sakit Chevani, Tebing Tinggi, dilihat dari akun instagram resmi Pemkot Tebing Tinggi.
Di video tersebut tampak juga Direktur RSUD Kumpulan Pane Lili Marlina. Dalam keterangannya Lili mengatakan pihaknya akan kooperatif menjalani proses pemeriksaan.
Lili pun bersedia pernyataannya dikutip menjadi informasi pemberitaan, saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (10/1/2026).
"Kami berkomitmen melakukan pelayanan sesuai dengan aturan yang ada dan kami akan bekerja sama dengan inspektorat terkait apa-apa saja yang dibutuhkan selama pemeriksaan, sehingga kami memberi pelayanan sesuai aturan berlaku dan semoga kejadian ini tidak terulang lagi," kata Lili dalam video.
Namun lili belum mendetailkan kronologi penolakan yang dilakukan pegawai RSUD Kumpulan Pane kepada pasien. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan inspektorat.
"Saat ini dua orang (pegawai RSUD) tadi masih dalam pemeriksaan, masih menunggu hasil pemeriksaan (inspektorat)," katanya.
(TribunNewsmaker.com/Kompas.com)
| Pandji Pragiwaksono Terancam Penjara, 3 Barang Bukti Kuat Diterima Polisi: Ada Flashdisk Bukti Kunci |
|
|---|
| Astaga! KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut Cholil Tersangka Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp 1 T Lebih |
|
|---|
| Patah Hati, Seorang Ayah Bagikan Surat untuk Putrinya yang Tewas karena Perudungan |
|
|---|
| Penyintas Tragedi Istana Balon 2021 Tewas Empat Tahun Kemudian dalam Kecelakaan Sepeda Listrik |
|
|---|
| Fakta Nisya Pramugari Gadungan Numpang Batik Air, Ternyata Bohongi Keluarga, Beli Seragam di Online |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Pasien-lansia-kritis-diduga-ditolak-RSUD-Tebing-Tinggi.jpg)