Berita Viral
Sahabat Sejak Kecil, Dua Remaja 14 Tahun Tewas Tertimbun Lubang Pasir
Sahabat Karib Hingga Akhir, Dua Remaja 14 Tahun Tewas Akibat Runtuhan Pasir.
Editor: Tim TribunNewsmaker
Sahabat Karib Hingga Akhir, Dua Remaja 14 Tahun Tewas Akibat Runtuhan Pasir.
Tribunnewsmaker - Dua keluarga di Florida tengah dilanda duka mendalam setelah mengalami peristiwa yang mereka sebut sebagai “mimpi buruk yang tak terbayangkan.” Dua sahabat karib berusia 14 tahun meninggal dunia setelah terjebak di dalam lubang pasir yang runtuh saat mereka menggali terowongan untuk bermain.
Baca juga: Baru Lulus SMA Remaja Tewas di Area Parkir Setelah Terjepit Dua Mobil, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berikut dua remaja tewas tertimbun pasir
Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu, 11 Januari 2026, di sebuah area galian pasir dekat Sportsman’s Park, Inverness. Menurut keterangan Kantor Sheriff Citrus County, petugas menerima panggilan darurat bernada panik setelah George Watts dan Derrick Hubbard tidak dapat ditemukan.
Sebelumnya pada hari itu, kedua remaja tersebut meninggalkan rumah keluarga Hubbard. Mereka sempat memberi tahu ibu Derrick, Destiny Rogers, bahwa mereka akan kembali bermain dan menggali di area pasir tersebut tempat yang memang sering mereka kunjungi.
Kekhawatiran mulai muncul ketika Rogers menelepon ponsel putranya untuk memberi tahu bahwa makan siang sudah siap, namun tidak mendapat jawaban. Ia kemudian meminta tunangannya untuk mengecek lokasi bermain anak-anak tersebut. Setibanya di sana, sang tunangan menemukan sepeda dan sepatu milik George dan Derrick, tetapi tidak menemukan kedua anak itu di mana pun.
Melihat tanda-tanda tersebut, Rogers segera merasa takut akan kemungkinan terburuk. Ia bergegas menuju lubang pasir dan mulai menggali sendiri sambil meminta bantuan, menurut laporan petugas yang datang ke lokasi.
Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran dan pihak berwenang tiba dan langsung melakukan pencarian. Sekitar 20 menit setelah penggalian dimulai, petugas berhasil menarik George Watts dari timbunan pasir. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa kedua anak tersebut telah menggali lubang sedalam empat hingga lima kaki sebelum pasir di sekitarnya runtuh dan menimbun mereka.
Saat ditemukan, George masih memiliki denyut nadi, namun tidak sadar dan tidak bernapas sendiri. Ia segera diberikan pertolongan medis darurat dan dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu, tim penyelamat terus berusaha menemukan Derrick Hubbard.
Ketika Derrick akhirnya berhasil dikeluarkan dari lubang, ia sudah tidak memiliki denyut nadi dan tidak menunjukkan respons. Ia dibawa ke rumah sakit terdekat dan kemudian dinyatakan meninggal dunia. Dua hari kemudian, pada Selasa pagi, 13 Januari 2026, pihak sheriff mengonfirmasi bahwa George juga meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
“Kami turut berduka cita bersama kedua keluarga atas kehilangan yang sangat besar ini,” tulis Kantor Sheriff Citrus County dalam pernyataan resminya. Pihak berwenang juga meminta masyarakat untuk menghormati privasi keluarga dan bersatu dalam mengenang kedua remaja tersebut.
Tragedi ini mengguncang masyarakat setempat. Inverness Middle School, tempat George dan Derrick bersekolah, menyebut kejadian tersebut sebagai sebuah tragedi besar dan menyatakan bahwa banyak siswa serta staf sangat terdampak. Pihak sekolah juga mengonfirmasi bahwa layanan dukungan duka cita telah disediakan.
Sementara itu, Jasmine, ibu tiri George, menggambarkan kejadian ini sebagai “mimpi buruk yang ditakuti setiap orang tua” dalam laman GoFundMe yang dibuat untuk membantu kedua keluarga menghadapi beban biaya selama masa berduka.
“Dalam sebuah kecelakaan tragis, kami kehilangan putra sulung kami, George Watts, dan sahabat terbaiknya, Derrick Hubbard,” tulisnya. “Ikatan mereka lebih dari sekadar persahabatan mereka tidak terpisahkan, penuh semangat, rasa ingin tahu, dan impian besar untuk masa depan.”
Setelah kepergian putranya, Jasmine juga membagikan di media sosial bahwa keluarga akan mengadakan acara jalan kaki untuk mengenang George pada Rabu, 14 Januari 2026.
“Terima kasih atas doa, kekuatan, dan cinta yang telah kalian berikan kepada kami di masa yang tak terbayangkan ini,” tulisnya. “Anak kami yang manis sangat dicintai, lebih dari yang bisa diungkapkan dengan kata-kata, dan cinta itu akan selalu menyertai kami.”
| Pramono Anung Tegas Tanggapi Markas Judi Online di Jakarta: Pelaku Harus Dihukum Seberat-beratnya |
|
|---|
| Pernyataan Mengejutkan Ditjen Pas soal Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas: Beasiswa dan Kuliah Daring |
|
|---|
| Tragedi di Perairan Malaysia, Kapal Pembawa WNI Tenggelam, 14 Penumpang Hilang |
|
|---|
| Kasus Lomba Cerdas Cermat MPR Memanas, Juri dan MC Digugat ke PN Jakpus Usai Salahkan Jawaban Siswa |
|
|---|
| Heboh! Sopir Mobil SPPG di Depok Jawa Barat Nyambi Jadi Kurir Narkoba, Kariernya Tamat Seketika |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/dua-remaja-tewas-tertimbun-pasir.jpg)