Berita Viral
Dendam Berujung Tragis: 5 Pelaku Bakar Hidup-hidup 2 Pemuda Setelah Tantangan Duel & Ancaman Bunuh
Kasus pembakaran dua pemuda di Denpasar terkuak mengerikan. Berawal dari ancaman pembunuhan berulang hingga tantangan duel dini hari.
Editor: Delta Lidina
Ringkasan Berita:
- Motif utama adalah dendam lama akibat korban kerap mengancam akan membunuh para pelaku.
- Insiden dipicu panggilan video dini hari dalam kondisi mabuk yang berujung tantangan berkelahi.
- Lima pelaku membakar korban hidup-hidup setelah melakukan pengeroyokan brutal di lokasi.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Aksi brutal yang menewaskan dua pemuda di Denpasar mengungkap dendam lama yang berujung tragis. Egi Ramadan dan Dan Hisam Adnan tewas setelah dibakar hidup-hidup oleh lima orang pelaku yang kini telah diamankan polisi.
Peristiwa ini bermula dari konflik berkepanjangan antara korban dan para pelaku. Berdasarkan hasil penyelidikan, rasa sakit hati sudah lama terakumulasi akibat tindakan korban yang kerap mengganggu hingga melontarkan ancaman pembunuhan.
"Motifnya para pelaku ini awalnya dendam karena korban sering mengganggu, bahkan mengancam akan membunuh," ujar Kompol Agus menjelaskan alasan di balik kemarahan para pelaku dalam press release di Mapolresta Denpasar, dikutip dari TribunBali, Sabtu (11/4/2026).
Ketegangan yang selama ini terpendam akhirnya memuncak pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WITA. Saat itu, korban Egi yang berada dalam pengaruh alkohol melakukan panggilan video kepada salah satu pelaku berinisial IS.
Dalam percakapan tersebut, ancaman kembali dilontarkan hingga berujung pada tantangan untuk bertemu dan berkelahi secara langsung.
Korban kemudian mengarahkan pertemuan di depan kawasan pelabuhan, tepatnya di depan Restoran Betuna Sirip Biru.
Setibanya di lokasi, kondisi korban justru dalam keadaan mabuk berat dan tidak berdaya. Egi dan Hisam terlihat duduk lemas saat para pelaku datang menghampiri.
Situasi itu dimanfaatkan oleh lima pelaku yang telah dipenuhi amarah. Mereka langsung melakukan penyerangan menggunakan batu dan balok kayu secara membabi buta.
Aksi kekerasan tersebut tidak berhenti di sana. Dendam yang telah lama terpendam mendorong para pelaku mengambil langkah yang lebih kejam.
Baca juga: Anak Durhaka! Ahmad Fahrozi Tega Mutilasi dan Bakar Ibu Kandung di Lahat, Terancam Hukuman Mati
Mereka sepakat untuk mengakhiri hidup korban dengan cara membakar. Para pelaku sempat meninggalkan lokasi untuk mencari bensin sebelum kembali dan menyiramkan cairan tersebut ke tubuh korban.
Dalam kondisi tak berdaya di selokan, kedua korban kemudian dibakar hingga tewas di tempat.
Setelah kejadian, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
Hasilnya, pelaku berinisial NU berhasil ditangkap di area Pelabuhan Benoa pada pukul 12.45 WITA.
Selanjutnya, IS, DH, dan DR diamankan di sebuah rumah kos di Jalan Tukad Badung pada pukul 13.30 WITA. Tak lama kemudian, SA ditangkap di Jalan Batas Dukuh Sari pada pukul 14.45 WITA.
Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa pakaian korban, batu, balok kayu, serta botol plastik berisi bensin yang digunakan dalam aksi pembakaran tersebut.
Atas perbuatannya, kelima pelaku dijerat Pasal 468 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal sepuluh tahun.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa konflik yang dibiarkan berlarut-larut tanpa penyelesaian dapat berujung pada tindakan kekerasan ekstrem yang merenggut nyawa. (TribunNewsmaker/TribunLampung)
Sumber: Tribun Lampung
| Aksi Nekat Pria Bergelantungan di Atas Mobil di Jakbar Buat Geger, Ternyata Dipicu Masalah Keluarga |
|
|---|
| Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Jogja Bertambah, Warga Minta Stop Vandalisme: Itu Kontrakan |
|
|---|
| Nasib Sopir Taksi Hijau Usai Kecelakaan KA Bekasi Timur, Masih Saksi, Kondisi Psikologis Diperiksa |
|
|---|
| Usai Kecelakaan Maut KRL & KA Argo Bromo Anggrek, Dirut KAI Temui Anak Korban Bantu Biaya Sekolah |
|
|---|
| Sopir Taksi Green SM Baru 2 Hari Bekerja Sebelum Kecelakaan Kereta di Bekasi, Manajemen Diperiksa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Ilustrasi-membakar-diri-part-5.jpg)