Breaking News:

Berita Viral

Komisi XIII DPR RI Sentil Keras BPIP, Sebut Lembaga Negara Masak Kalah Eksis dengan Ormas PP

Anggota Komisi XIII DPR RI, Edison Sitorus, beri ucapan menohok ke Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Editor: Candra Isriadhi
KOMPAS.com/Rahel dan Ihsanuddin
KABAR TERBARU - Suasana ruang rapat Komisi XIII DPR RI dengan BPIP di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (13/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Edison Sitorus pertanyakan hubungan BPIP dan Pemuda Pancasila
  • Ia menyinggung apakah ada keterkaitan antara lembaga negara dan ormas tersebut dalam rapat DPR.
  • Menurut Edison, eksistensi BPIP masih kalah dikenal dibanding Pemuda Pancasila.
  • Ia meminta BPIP meningkatkan peran dan tidak kalah “keren” dari Pemuda Pancasila.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PAN, Edison Sitorus, melontarkan pertanyaan yang cukup menohok dalam rapat bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Dalam forum resmi tersebut, ia mempertanyakan sejauh mana hubungan antara Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dengan organisasi masyarakat Pemuda Pancasila.

Pertanyaan ini muncul bukan tanpa alasan.

KABAR TERBARU - Suasana ruang rapat Komisi XIII DPR RI dengan BPIP di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (13/4/2026).
KABAR TERBARU - Suasana ruang rapat Komisi XIII DPR RI dengan BPIP di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (13/4/2026). (KOMPAS.com/Rahel)

Menurut Edison Sitorus, eksistensi BPIP di tengah masyarakat dinilai masih kalah populer dibandingkan dengan Pemuda Pancasila.

Ia pun secara terbuka menyampaikan pandangannya dalam rapat tersebut.

"Saya Pak Kepala ingin menanyakan, apakah ada hubungannya antara BPIP dengan ormas Pemuda Pancasila karena di masyarakat terus terang lebih terkenal Pemuda Pancasila daripada BPIP ini," kata Edison dalam rapat bersama BPIP di Komisi XIII DPR RI, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Baca juga: Iran Gempur Habis-habisan Fasilitas Energi Arab Saudi, Perusahaan AS Jadi Sasaran Utama

Tak berhenti di situ, politisi PAN tersebut juga memberikan sindiran sekaligus dorongan kepada BPIP.

Ia berharap lembaga negara tersebut bisa meningkatkan perannya agar lebih dikenal publik.

Edison Sitorus bahkan menegaskan agar BPIP tidak kalah “keren” dibandingkan dengan Pemuda Pancasila.

Pernyataan ini pun menjadi sorotan, mengingat BPIP merupakan lembaga resmi negara yang memiliki peran strategis dalam pembinaan ideologi Pancasila di Indonesia.

PEMUDA PANCASILA - Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soelistyo Soerjosoemarno menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/8/2019).
PEMUDA PANCASILA - Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soelistyo Soerjosoemarno menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/8/2019). (KOMPAS.com/Ihsanuddin)

Menurut Edison, saat ini lebih banyak masyarakat yang meminta bantuan kepada Pemuda Pancasila dibandingkan ke BPIP.

"Jadi seolah-olah antara seperti ini BPIP dengan Pemuda Pancasila sama-sama Pancasila juga ini kan. Nah, jangan sampai yang memang BPIP ini kalah keren dengan Pemuda Pancasila ormas ini," ucap dia.

Selain itu, sorotan serupa disampaikan anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PDI-P, Ahmad Basarah yang menyebut pertanyaan dari Edison sebagai pertanyaan satire.

Baca juga: 3 Oknum Polisi yang Biarkan Teman Perkosa Calon Polwan Hanya Disanksi Permintaan Maaf, Publik Geram

Secara statistik, menurut Basarah, pertanyaan itu bisa dijawab karena ormas Pemuda Pancasila sudah ada sejak tahun 1959, namun BPIP baru dibentuk pada 2018.

Namun, Basarah mengatakan, maksud pernyataan Edison bukan soal waktu, melainkan soal peran dan eksistensi BPIP.

"Yang dimaksud oleh beliau adalah bagaimana eksistensi lembaga BPIP ini dalam lanskap kelembagaan-kelembagaan negara yang bersifat nonkonstitusional body atau yang kewenangannya di luar UUD dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita" imbuh Basarah.

(Tribunnewsmaker.com/Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Tags:
berita viral hari iniPemuda PancasilaDPR RIBPIP
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved