Saat Jokowi Ajak Kader Golkar Tepuk Tangan untuk Bambang Soesatyo karena Memberikan Kesejukan Partai
Jokowi mengajak seluruh kader Partai Golkar bertepuk tangan untuk Bambang Soesatyo yang telah memberikan kesejukan kepada partai.
Editor: Desi Kris
"Kata Pak Prabowo, bersatu indah, bersatu itu keren," katanya.
Mendengar itu, tampak Prabowo tersenyum di kursinya.
"Untuk itu terimalah ungkapan rasa terima kasih kami, dalam satu bait pantun," kata Bambang Soesatyo.

Bambang Soesatyo lalu membacakan pantun yang telah ia siapkan kepada Prabowo.
"Dari Teuku Umar ke Kertanegara,
Dijamu nasi goreng dari Ibu Mega,
Meski Pak Prabowo tak jadi kepala negara,
Tapi masih tetap bisa berkuda dan berlapang dada," ujar Bambang Soesatyo.
Mendengar pantun dari Bambang Soesatyo, sontak ruangan di Gedung DPR kembali riuh.
Semuanya bertepuk tangan, termasuk Prabowo dan Sandiaga Uno.
Tampak wajah sumringah dari Prabowo dan Sandiaga Uno.
Mereka berdua tampak ikut tertawa bersama audiens yang lain.
Bambang Soesatyo pun kembali melanjutkan agenda acara menuju pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024.
Alasan Gerindra Setujui BamSoet Jadi Ketua MPR RI
Partai Gerindra akhirnya menyetujui Bambang Soesatyo alias Bamsoet menjadi Ketua MPR RI periode 2019-2024 dalam sidang pemilihan pimpinan MPR RI di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (3/10/2019).
Penegasan tersebut disampaikan langsung Ketua Fraksi MPR RI Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria.
Sebelum menyetujui nama Bamsoet, partai besutan Prabowo Subianto tersebut sempat meminta skorsing selama satu jam atau sampai dengan pukul 21.00 WIB.
"Kami fraksi partai gerindra sudah sepakat dan setuju dari hasil musyawarah mufakat," kata Riza.
Sejak awal, Riza mengatakan, pihaknya memang terus mengajukan nama kadernya Ahmad Muzani untuk bisa menempati pucuk pimpinan MPR RI.
"Kami Gerindra usulkan ahmad muzani sebagai calon waketum MPR RI untuk pastikan amandemen 45 terbatas dapat terlaksana, memastikan GBHN terlaksana baik dan memastikan 4 pilar, pancasila, UUD 1945, bhineka tunggal ika dan nkri dapat diimplementasikan dengan baik," ungkapnya.
Namun demikian, pihaknya kini merelakan posisi ketua MPR RI untuk ditempatkan oleh Bamsoet yang juga kader partai Golkar.
"Untuk kepentingan lebih besar kepentingan persatuan kesatuan kami mengedepankan musyawarah mufakat dan hasil konsultasi Prabowo dengan Ibu Megawati Soekarnoputri, maka prabowo dan megawati sepakat untuk kepentingan lebih besar, kami sepakat jaga MPR dalam forum musyawarah dalam putuskan kebijakan penting," pungkasnya.
Dengan komitmen partai Gerindra itu, pimpinan sidang paripurna, Abdul Wahab Dalimunthe pun menyatakan nama Bamsoet telah terpilih secara musyawarah mufakat oleh seluruh fraksi.
"Dengan persetujuan gerindra yang terakhir, maka dengan sendirinya bapak bamsoet terpilih sebagai ketua MPR secara aklamasi," pungkasnya. (TribunNewsmaker/*)
Sebagian Artikel Ini telah tayang di Tribun Jakarta dengan judul Bambang Soesatyo Sampaikan Pantun di Pelantikan Presiden, Reaksi Prabowo & Sandiaga Uno Jadi Sorotan