Didi Kempot Meninggal Dunia
Lagu 'Ojo Mudik', Tembang Terakhir Didi Kempot yang Dirilis Sebelum Dirinya Pergi Untuk Selamanya
Tembang terakhir Didi Kempot yang dirilis sebelum dirinya meninggal dunia, 'Ojo Mudik', sosialisasikan himbauan pemerintah
Editor: Talitha Desena
Kabar tersebut tentu sangat mengejutkan publik.
Apalagi nama Didi Kempot akhir-akhir ini kembali naik daun di masyarakat.
Lagu-lagu berbahasa Jawa seperti Cidro, Pamer Bojo, Stasiun Balapan, dan masih banyak lagi, kembali dinikmati masyarakat Indonesia.
Sosoknya juga sering muncul di televisi dan juga berbagai media lainnya.
Di usianya yang menginjak 50-an, sosoknya masih sangat aktif berkarya.
Sebelum meninggal, rupanya Didi Kempot memiliki banyak proyek yang belum sempat disajikan.
Salah satunya adalah proyek musiknya bersama mendiang Djaduk Ferianto.
Hal itu terungkap dari unggahan vokalis band Endank Soekamti, yakni Erix Soekamti.
Erix mengungkapkan bahwa mendiang Didi Kempot sempat memintanya mengerjakan kembali proyek musiknya dengan almarhum Djaduk Ferianto.
"Le.. Ayo to gawe sesuatu!! Kae rekamane Ku ro Mas @djaduk tulung diuripke, mengko kabeh disumbangke (Nak, ayo membuat sesuatu. Itu rekamanku sama mas Djaduk tolong digarap lagi.
Nanti, hasinya semuanya akan disumbangkan),” tulis Erix Soekamti.
Melalui proyek Musik tersebut, menurut Erix, Didi Kempot ingin memotivasi anak muda untuk tetap berkarya di tengah pandemi virus corona.
Hal itu diungkapkan Didi Kempot pada Erix Soekamti melalui sambungan telepon beberapa hari sebelum meninggal.
“Anak-anak muda harus tahu.
Kita yang tua tua dan sudah meninggal saja bisa bergerak membantu dengan karya,” kata Erix menirukan perkataan Didi Kempot padanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/didi-kempot-lord-of-broken-heart.jpg)