Presiden Joko Widodo: Sampai Ditemukannya Vaksin, Kita Harus Hidup Berdamai dengan Covid-19
Dalam pidatonya, Presiden Jokowi meminta masyarakat bisa hidup damai dengan covid-19 sampai ditemukannya vaksin yang efektif, ini maksudnya.
Penulis: Irsan Yamananda
Editor: ninda iswara
Ia meminta pada masyarakat sadar untuk membatasi diri.
"Tidak boleh berkumpul dalam skala besar," jelasnya.
"Saya melihat di beberapa daerah dari informasi yang saya terima, jalannya sepi tetapi di kampungnya masih berkerumun ramai, di kampungnya masih banyak yang bergerombol ramai," imbuhnya.
Padahal, lanjut Jokowi, interaksi fisik harus dikurangi.
"Harus jaga jarak, harus bermasker, harus sering cuci tangan sehabis kegiatan," jelasnya.
Berbagai upaya yang disebutkan Jokowi tadi harus dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.
• 6 FAKTA Jang Hansol, YouTuber Korea Bongkar Skandal Jenazah WNI Dibuang Ke Laut, Video Ketemu Jokowi
• Putra Jokowi Ditantang Tukar Nasib dari CEO Jadi Pengangguran, Balasan Kaesang Bikin Netizen Menciut
Kendati demikian, Jokowi beserta jajarannya juga ingin roda ekonomi terus berjalan.
Untuk itu, masyarakat masih bisa beraktivitas secara terbatas, tetapi harus disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.
"Bukan hanya aparat yang mengingatkan untuk disiplin, tapi mengajak masyarakat untuk secara sadar mendisiplinkan diri," tegasnya.
Jokowi mengaku masih sering menjumpai masyarakat yang tidak mengenakan masker dan bergerombol di tengah pandemi corona.
"Nah, itu tolong kita semuanya bermasker dan hindari bergerombol," ungkapnya.
Jokowi mengimbau pada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.
"Silakan beraktivitas secara terbatas, tetapi sekali lagi ikuti protokol kesehatan," ujar Jokowi.
"Semua ini membutuhkan kedisiplinan kita semuanya, kedisiplinan warga, serta peran aparat yang bekerja secara tepat dan terukur," tandasnya.
Sementara itu, pemerintah menyampaikan, masih ada penularan virus corona di Indonesia yang menyebabkan kasus Covid-19 kembali bertambah.