Lebaran Pilu, Warga Samarinda Rayakan Hari Raya Idul Fitri Terendam Banjir, Tidur Makan Seadanya
Hari Raya Idul Fitri Dirayakan dengan berbeda oleh warga Samarinda, sejumlah titik terendam banjir di hari Lebaran
Editor: Talitha Desena
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sejumlah tempat di Samarinda terendam banjir.
Para warga pun tidak bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri.
Warga mencoba bertahan di tengah pandemi serta banjir.
Hari Raya Idul Fitri Dirayakan dengan berbeda oleh warga Samarinda, sejumlah titik terendam banjir di hari Lebaran.
Hari Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H jatuh pada 24 Mei 2020 lalu.
Hari raya Idul Fitri 2020 dirayakan cederung berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
• 6 POTRET Idul Fitri Sepi Tamu di Rumah Megah Anang & Ashanty, Lihat Cara Ayah Aurel Hidupkan Suasana
• NIAT Silaturahmi Idul Fitri, Tetangga Putar Balik Setelah Baca Tulisan di Pagar: Maaf Kami Lockdown
Karena pandemi corona, masyarakat harus menghindari kerumunan dan dihimbau tidak mudik, serta melaksanakan sholat Ied di rumah.
Namun, warga Samarinda juga harus mengalami hal lain selain pandemi.
Pada Minggu, 24 Mei 2020, 8 kelurahan di Samarinda mengalami musibah banjir.
Ketinggian air yang menggenangi 8 kawasan itu bervariatif dari 40 sentimeter hingga 1 meter.
Banjir meliputi Kelurahan Lempake, Kelurahan Pampang, Kelurahan Sempaja Barat, Sempaja Timur, Sempaja Utara, Sempaja Selatan, Sungai Siring dan Tanah Merah.
Pantauan Kompas.com, warga yang memiliki rumah dua lantai, rata-rata bertahan dalam kondisi banjir.
Mereka merayakan Idul Fitri dalam kondisi banjir. Tidur dan memasak di lantai dua.
Sementara, warga lain yang tak memiliki rumah bertingkat rata-rata mengungsi ke tempat keluarga ataupun ke masjid-masjid terdekat yang tak terdampak banjir.
“Sedihnya ini hari yang ditunggu-tunggu (Idul Fitri) baru kondisinya kaya begini,” ungkap Sumiyarti (48), warga RT 040 Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, saat ditemui Kompas.com, Minggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/warga-rt-37-kelurahan-sempaja-timur-kota-samarinda-mengevakuasi-barang-barang-yang-terendam-banjir.jpg)