Breaking News:

Link Live Streaming Demo Serentak Tolak UU Cipta Kerja Hari Ini Senin 2 November 2020 di Kompas TV

Keputusan pemerintah untuk tetap memberlakukan UU Cipta Kerja kembali mendapatkan perlawanan dari buruh.

Sumber: Kompas.com
Demonstrasi buruh tolak UU Cipta Kerja. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Keputusan pemerintah untuk tetap memberlakukan UU Cipta Kerja kembali mendapatkan perlawanan dari buruh.

Buruh yang berada di bawah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)  turun ke jalan lagi.

Hari ini, Senin (2/11/2020), demonstrasi besar-besaran akan digelar di Jakarta, berikut link live streaming demo buruh tolak UU Cipta Kerja di 24 provinsi di Indonesia.

Baca juga: Provokasi Mahasiswa Ada Penyusup dari Polisi yang Bakal Rusuhkan Demo, ASN di Kalsel Ditangkap

Baca juga: Menaker Ida Fauziyah Tegaskan UU Cipta Kerja Tetap Berlaku : Kalau Tidak Puas, Bisa Gugat ke MK

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI) Said Iqbal sudah menyampaikan hal itu melalui keterangan tertulis yang disampaikan kepada media.

Said mengatakan, aksi demo akan melibatkan puluhan ribu buruh KSPI, KSPSI Andi Gani, dan 32 federasi serikat yang dipusatkan di sekitar Mahkamah Konstitusi (MK) dan Istana Negara.

Menurut Said, aksi demo akan disertai dengan penyerahan berkas uji materi atau judicial review ke MK.

"Pada saat penyerahan berkas judicial itulah, buruh melakukan aksi nasional dengan tuntutan agar Mahkamah Konstitusi membatalkan omnibus law UU Cipta Kerja dan meminta presiden untuk mengeluarkan Perpu untuk membatalkan UU Cipta Kerja tersebut," ujarnya.

Tak hanya itu, Said mengatakan, KSPI akan melanjutkan aksi demo berskala nasional pada 9 sampai 10 November 2020 yang akan diikuti ratusan ribu buruh.

Tuntunan aksi ini adalah meminta DPR RI mencabut UU Cipta Kerja melalui proses legislative review sesuai mekanisme UUD 1945 Pasal 20, 21, dan 22A serta Undang-Undang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (PPP).

Kemudian, meminta kenaikan upah minimum 2021 sebesar 8 persen di seluruh Indonesia.

HALAMAN 2 >>>>>>>>

KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved