Breaking News:

Pilpres Amerika Serikat

Tak Terima dengan Hasil Pilpres AS, Ribuan Pendukung Trump Demo di Washington Hingga Phonenix

Para pendemo terlihat mengerumuni iringan mobil presiden yang hendak memutar menuju perjalanan ke luar kota.

Editor: Irsan Yamananda
APTN
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ribuan pendukung setia Donald Trump berdemo di Washington.

Aksi demonstrasi tersebut diselenggarakan pada hari Sabtu, 14 November 2020.

Demo tersebut dipicu oleh klaim sesat Trump tentang pemilihan yang 'dicuri' darinya.

Para pendemo terlihat mengerumuni iringan mobil presiden yang hendak memutar menuju perjalanan ke luar kota.

Pendukung setia Trump, Anthony Whittaker dari Winchester, Virginia mengatakan, "Saya hanya ingin menjaga semangatnya dan memberitahu dia bahwa kami mendukungnya."

Ribuan orang terlihat berkumpul di sepanjang Pennsylvania Avenue, dari Freedom Plaza dekat Gedung Putih.

Baca juga: Walau Tak Kunjung Akui Kekalahannya, Donald Trump Akan Deklarasi Maju Pilpres Amerika Serikat 2024

Baca juga: SAAT Joe Biden Banjir Ucapan Selamat, Presiden Iran Bongkar Dosa Besar Donald Trump: Lengser Terhina

Baca juga: Tolak Hasil Pemilu AS, Donald Trump Salahkan Perusahaan Farmasi: Mereka Umumkan Vaksin Usai Pemilu

Pendukung Presiden Donald Trump berdemo di Freedom Plaza pada hari Sabtu, 14 November 2020, di Washington.
Pendukung Presiden Donald Trump berdemo di Freedom Plaza pada hari Sabtu, 14 November 2020, di Washington. (AP/Julio Cortez)

Sepekan seusai Joe Biden dari Demokrat dinyatakan sebagai pemenang pemilihan presiden (pilpres) AS, demonstrasi untuk mendukung Trump terjadi di beberapa kota.

Kemarahan massa yang mencuat atas peralihan kekuasaan eksekutif belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Hal ini menandakan klaim kemenangan presiden Trump dalam perlombaan yang sebenarnya telah gagal dia menangkan.

Sebuah koalisi yang terdiri dari para pejabat tinggi pemerintah dan industri yang luas telah menyatakan bahwa pilpres AS pada 3 November lalu serta penghitungan selanjutnya adalah "yang paling aman dalam sejarah Amerika".

Baca juga: Tak Hanya Sang Menantu, Kini Melania Minta Donald Trump Menerima Kemenangan Joe Biden di Pilpres AS

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved