Breaking News:

Menkominfo Panggil WhatsApp & Facebook, Minta Transparan & Taat Hukum Soal Perlindungan Data Pribadi

Setelah WhatsApp mengeluarkan kebijakan baru terkait privasi, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate memberikan imbauan masyarakat bijak.

thetruthspy.com
Aplikasi WhatsApp 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Setelah WhatsApp mengeluarkan kebijakan baru terkait privasi, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate memberikan imbauan kepada masyarakat soal bijak memilih media sosial.

Aplikasi pesan instan WhatsApp punya kebijakan baru. Aturan yang akan berlaku efektif pada 8 Februari 2021 tersebut "memaksa" pengguna setuju data-data mereka diteruskan WhatsApp ke Facebook sebagai perusahaan induk.

Menanggapi hal ini, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate mengimbau masyarakat agar semakin berhati-hati dalam menggunakan media sosial, dengan selalu membaca kebijakan privasi sebelum menggunakan layanan dan memberi persetujuan data pribadi.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengatakan bahwa Kominfo telah memblokir sebanyak lebih dari 1.000 situs streaming ilegal.
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengatakan bahwa Kominfo telah memblokir sebanyak lebih dari 1.000 situs streaming ilegal. (KEVIN RIZKY PRATAMA/KOMPAS.com)

"Ada berbagai platform media sosial yang tersedia. Kominfo meminta masyarakat untuk semakin waspada dan bijak dalam menentukan media sosial yang mampu memberi perlindungan data pribadi dan privasi secara optimal," ujar Johnny kepada KompasTekno, Senin (12/1/2021).

Menurut Johnny, hal ini diperlukan agar masyarakat terhindar dari penyalahgunaan dan penggunaan data pribadi yang tidak sesuai aturan.

Kementerian Kominfo pun telah memanggil pihak Facebook dan WhatsApp regional Asia Pasifik terkait hal ini.

Johnny meminta pihak WhatsApp harus transparan terkait kebijakan baru yang berlaku.

Dia mengatakan, WhatsApp dapat membeberkan apa saja jenis-jenis data pribadi yang dikumpulkan, diproses oleh WhatsApp, dan dibagikan kepada pihak ketiga.

Baca juga: Belum Terlambat! Ini Cara Klaim Token Listrik Gratis PLN 900VA, Via stimulus.pln.co.id / WhatsApp

Baca juga: WhatsApp, Telegram, dan Signal, Mana yang Lebih Aman untuk Pengguna? Intip Perbandingan Fiturnya

Johnny melanjutkan, WhatsApp harus memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait tujuan dari pemrosesan data pribadi tersebut.

Selain itu, WhatsApp juga wajib memberikan jaminan akuntabilitas pihak-pihak yang menggunakan data pribadi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Vega Dhini Lestari
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved