UPDATE Wanita Tewas Tertancap Bambu di Bagian Vital: Dibunuh Pacar, Pelaku juga Kena Kasus Pencurian
Mayat wanita yang ditemukan di bantaran Sungai Cimalaka Desa Tegalpanjang Kecamatan Sucinaraja pada Jumat (5/2/2021) pagi dipastikan korban pembunuhan
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah fakta baru kasus penemuan wanita yang tewas tertancam bambu di Desa Tegalpanjang Kecamatan Sucinaraja.
Mayat wanita yang ditemukan di bantaran Sungai Cimalaka Desa Tegalpanjang Kecamatan Sucinaraja pada Jumat (5/2/2021) pagi, dipastikan korban pembunuhan.
Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono yang dihubungi Minggu (7/02/2021) lewat telepon genggamnya, membenarkan wanita tersebut menjadi korban pembunuhan.
"Iya, pelaku sudah diamankan," jelas Benny singkar lewat aplikasi pesan.
Benny mengakui, sebelum mayat wanita tersebut ditemukan, pelaku sudah diamankan oleh aparat kepolisian Polsek Tarogong Kidul.
Namun, kasus yang menjeratnya adalah pencurian.
"Iya kasus pencurian," katanya.
Baca juga: Polisi Kesulitan Ungkap Misteri Wanita Tewas Tertancap Bambu di Bagian Vital karena Terlalu Pendiam
Baca juga: Teriak Ya Allah Remaja Tewas Dibunuh Pacar Sesama Jenis Gegara Tak Bayar 100 Ribu setelah Dilayani
Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, pelaku masih memiliki hubungan dekat dengan korban yaitu pacar korban.
Aparat kepolisian sendiri, rencananya akan menggelar ekspose kasus tersebut, Senin (8/2/2021) kepada media.
"Besok rencananya ekspose," jelas Benny.
Tertancap bambu di bagian alat vital
Sebelumnya, sesosok mayat wanita ditemukan warga yang tengah mencari kayu bakar di bantaran Sungai Cimalaka di Desa Tegalpanjang Kecamatan Sucinaraja dalam kondisi sudah membusuk.
Dari mayat wanita yang belakangan diketahu sebagai WN (21) warga Desa Sindangratu Kecamatan Sucinaraja tersebut, tertancap bambu sepanjang kurang lebih 60 centimeter di bagian alat vital.
Setelah sempat di otopsi di RS Sartika Asih Bandung pada Sabtu (6/2/2021) pagi, jenazah korban pun dimakamkan hari itu juga di tempat pemakaman umum dekat rumahnya.
Kepala Desa Sindangratu Kecamatan Wanaraja YuyuSunia yang ditemui Sabtu (6/2/2021) disela pemakaman korban mengungkapkan, WN diketahui keluar rumah pada Selasa (2/2/2021) pagi sekitar pukul 09.00.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/ilustrasi-pembunuhan-kejahatan.jpg)